Breaking News:

Maluku Terkini

3 Anggota DPRD Buru Belum Hadir di Pemeriksaan Kasus Pemukulan Aktivis HMI Namlea

Kepolisian telah menjadwalkan untuk memeriksa tiga anggota DPRD Kabupaten Buru terkait kasus pemukulan terhadap seorang aktivis HMI Cabang Namlea.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
HMI Cabang Namlea, Kabupaten Buru, menggelar unjukrasa di depan Mapolres Pulau Buru, Kamis (14/10/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian telah menjadwalkan untuk memeriksa tiga anggota DPRD Kabupaten Buru terkait kasus pemukulan terhadap seorang aktivis HMI Cabang Namlea.

Pemeriksaan akan dilakukan di Mapolres Pulau Buru, pada Sabtu (16/10/2021).

Ketiganya yakni, Ketua DPRD Kabupaten Buru, M. Rum Soplestuny, Wakil Ketua ll DPRD, Djalil Mukadar dan Anggota DPRD Buru, Nadi Waly.

"Jadwalnya hari ini, namun mereka belum datang. Rencananya, mereka akan diperiksa Reskrim Unit 1 dan Pidum," kata Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaluddin saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui Whats App, Sabtu pagi.

Baca juga: Besok, Tiga Anggota DPRD Buru Diperiksa Polisi sebagai Saksi Terkait Kasus Pemukulan Aktivis HMI

Djamaluddin berharap, ketiganya dapat hadir pada pemanggilan pertama terkait kasus pemukulan terhadap seorang aktivis HMI Cabang Namlea.

Seperti diberitakan, seorang mahasiswa, juga selaku aktivis HMI Cabang Namlea, atas nama Nasrun Buton dipukul sekelompok orang yang diduga preman, saat menggelar unjukrasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Buru, pada Senin (11/10/2021).

Aksi protes yang digelar, terkait penyalagunaan wewenang oleh Pejabat Desa Ubung, Fahri Umagapy

Dirinya dipukul sebanyak tiga kali, mulai dari bagian kepala hingga badan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved