Breaking News:

Ambon Hari Ini

Ini 3 Rekomendasi Pembenahan RSUD Haulussy Ambon

Panitia Kerja (Panja) RSUD Haulussy, Amir Rumra sampaikan tiga point rekomendasi pembenahan Rumah Sakit

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Mesya Marasabessy
Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Panitia Kerja (Panja) RSUD Haulussy, Amir Rumra sampaikan tiga point rekomendasi pembenahan Rumah Sakit yang berlokasi di kawasan Kudamati, Kota Ambon itu.

Yakni; pembenahan sumber daya manusia, sarana prasarana dan operasional rumah sakit.

Rekomendasi itu merujuk hasil studi banding di RS Dr. Hasbollah Abdul Majid Bekasi selama empat hari.

"Kalau dari sisi managerial berarti aspek pemberdayaan sumber daya manusia, teknologi, pengadaan dan pembelian, sistem informasi, pemasaran dan sebagainya." Kata Amir Rumra kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

Amir mencontohkan, misalnya di kondisi pandemi Covid-19, RS sudah harus bisa memenuhi alat PCR sehingga tidak perlu rujuk ke ke tempat lain.

“Ini juga bisa menjadi sumber pendapatan bagi RS, masa hingga kini Pemda belum bisa menyediakan satu alat,” ungkapnya.

Menurutnya, sarana dan prasarana di RSUD Haulussy Ambon pun belum memadai.

“Contohnya alat CT scan, cuci darah, sehingga kita harus ke tempat atau daerah lain, Jadi bisnis planenya harus di dudukan benar-benar agar RS bisa memberikan kenyamanan ke masyarakat" tutur Amir Rumra.

Baca juga: Gempa 4.4 SR Guncang Wahai-Kobisonta di Kedalaman 25 km, Tak Berpotensi Tsunami

Baca juga: Blokade Jalan di Kamariang - Seram Bagian Barat Akhirnya Dibuka Aparat

Selain itu, pelayanan kesehatan di RSUD Haulussy bagi masyarakat berekonomi rendah juga masih dipersulit soal administrasi.

“Pelayanan kepada masyarakat miskin, kita masih berkutat seputar soal administrasi, di sini (RS Hasbollah) mereka bahkan sudah menyediakan operator yang siap berkomunikasi dengan pihak Dukcapil dan dinas teknis terkait di tiap-tiap daerah. Sehingga jika masalahnya tidak terdaftar sama sekali maka harus ditangani oleh Dinas Sosial karena dikategorikan masyarakat miskin. Aspek-aspek itu yang kita lihat mempermudah pengguna layanan kesehatan,” cetusnya.

Untuk itu lanjutnya, pembenahan secara total harus dilakukan oleh manajemen RSUD demi terciptanya layanan optimal.

"Oleh karena itu, kita mencoba secara totalitas memperbaiki dan menata kembali RSUD Haulussy karena menyangkut RS rujukan di provinsi Maluku. RS pemerintah tidak boleh kalah dengan Swasta terutama dari segi pelayanan. Masa pemerintah provinsi rumah sakitnya seperti itu, ini berarti ada persoalan yang harus kita benahi karena itu tanggung jawab pertama dari DPRD Maupun pemerintah daerah, yang perlu kita lakukan penanganan terkait hal tersebut,” tandas Amir Rumra. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved