Breaking News:

PON Papua 2021

Dispora Maluku Bantah Terlantarkan Kontingen PON XX Papua

Tudingan menelantarkan atlet dayung kontingen PON XX Papua dibantah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, Sandy Wattimena.

Sumber : Humas KONI Maluku
Atlet dayung Maluku berlatih di Teluk Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tudingan menelantarkan atlet dayung kontingen PON XX Papua dibantah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, Sandy Wattimena.

Menurutnya, sebagai penanggung jawab para atlet, KONI Maluku sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan.

Proses penjemputan atlet pun sudah diatur Dishub Maluku dengan mengerahkan tiga buah mobil bus ke Bandara Pattimura Ambon.

"Kita menelantarkan atlet itu tidak benar, mereka sudah harumkan nama daerah," kata Wattimena kepada TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Jum'at (15/10/2021) pagi.

Dia menjelaskan, pada saat penjemputan, tiga bus tersebut terlambat tiba karena alasan kemacetan akibat kedatangan Wakil Presiden, Maruf Amin.

Sehingga, tidak ada unsur kesengajaan sama sekali untuk menelantarkan para atlet tersebut.

"Tidak ada kesengajaan, bus baru tiba 2 jam setelah tombol sampai di Ambon," tandasnya

Sandy juga meminta maaf atas nama pemerintah Maluku kepada para atlet, ofisial dan pelatih tim dayung yang dirugikan.

Setelah dijemput, atlet kemudian dibawa menuju Asrama Haji di Desa Waiheru guna menjalani karantina selama lima hari.

Usai menjalani karantina nanti dan menunggu seluruh kontingen tiba, Pemerintah Daerah Maluku berencana mengundang mereka untuk jamuan makan malam.

Jamuan makan malam itu sebagai bentuk apresiasi karena telah membela nama Maluku di ajang nasional.

Sebelumnya, beredar video viral dari atlet tim dayung yang merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah saat tiba di Ambon, Rabu (13/10/2021) lalu.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved