Breaking News:

Global

AS Lanjutkan Rencana Buka Konsulat untuk Palestina Meski Ditentang Israel

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden hendak melanjutkan rencananya membuka kembali konsulat di Yerusalem untuk terlibat dengan orang-orang Palestina.

Editor: Adjeng Hatalea
(AP PHOTO/MANUEL BALCE CENETA)
Menteri Luar Negeri Antony Blinken berbicara tentang rilis Laporan Kongres 2021 Sesuai dengan Undang-Undang Pencegahan Genosida dan Kekejaman Elie Wiesel di Departemen Luar Negeri di Washington, Senin, 12 Juli 2021. (AP PHOTO/MANUEL BALCE CENETA) 

WASHINGTON DC, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintahan Presiden AS Joe Biden hendak melanjutkan rencananya membuka kembali konsulat di Yerusalem untuk terlibat dengan orang-orang Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Rabu (13/10/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Dia menuturkan, rencana tersebut akan jalan terus meski pihak Israel terus menentangnya.

Blinken mengulangi janji yang awalnya yang dia buat beberapa bulan lalu untuk membangun kembali konsulat di Yerusalem. Konsulat tersebut telah lama menjadi basis untuk penjangkauan diplomatik ke Palestina sebelum ditutup oleh mantan Presiden AS Donald Trump pada 2018.

Tak hanya itu, Trump bahkan memindahkan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Langkah tersebut langsung dikecam komuitas internasional.

Kendati demikian, Blinken tidak merinci tanggal pasti untuk membuka kembali konsulat tersebut.

“Kami akan bergerak maju dengan proses pembukaan konsulat sebagai bagian dari pendalaman hubungan dengan Palestina,” kata Blinken di Kementerian Luar Negeri AS.

Pemerintahan Biden saat ini berupaya untuk memperbaiki hubungan dengan Palestina yang rusak parah di bawah era Trump.

Pemerintahan Biden menuturkan, pihaknya akan membuka kembali konsulat sambil meninggalkan kedutaan di tempatnya. Israel selalu menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Di sisi lain, Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara. Kota tersebut diduduki Israel dalam Perang 1967.

(Kompas.com / Danur Lambang Pristiandaru)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved