Breaking News:

Maluku Terkini

Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Pembelian Tiket Kapal Pelni di Tual

Masyarakat wajib melengkapi sejumlah persyaratan saat hendak bepergian, termasuk naik kapal.

Penulis: Risman Serang | Editor: Salama Picalouhata
Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Loket tiket PT. Pelni Cabang Ambon 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com Risman Serang

TUAL TRIBUNAMBON.COM - Masyarakat wajib melengkapi sejumlah persyaratan saat hendak bepergian, termasuk naik kapal.

Kapal dalam pengelolaan PT Pelni Cabang Tual mewajibkan calon penumpang menggunakan aplikasi PeduliLindungi guna melengkapi proses untuk bisa berlayar.

Pemberlakuan penggunaan aplikasi tersebut sudah dilakukan sejak sebulan lalu untuk kepentingan pembelian tiket.

"Kita telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk semua penumpang," kata Kepala Operasional PT Pelni cabang Tual, Bambang Sigit saat diwawancarai TribunAmbon.com, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: 3 Suporter Meninggal, Gemba FC Rasakan Duka Mendalam

Baca juga: Cuaca Membaik, Harga Ikan di Pasar Binaya Masohi Kembali Normal

Dikatakan, penggunaan aplikasi tersebut akan memudahkan petugas dalam memeriksa data para calon penumpang.

"Penjualan tiket kami sudah terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi. Nantinya penumpang memberikan KTP, tinggal kita input NIKnya saja langsung terkoneksi," ujar Sigit.

Seperti diketahui, calon penumpang yang akan berpergian dengan kapal Pelni wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi minimal tahap pertama. 

Selain itu, calon penumpang juga wajib menyertakan surat keterangan hasil negatif PCR Test dengan masa pengambilan sampel dalam kurun waktu 2 x 24 jam.

"Jadi status vaksinasi dan hasil pemeriksaan Covid-19 atas nama mereka sudah bisa teridentifikasi saat memesan atau membeli tiket dengan pengunaan aplikasi," kata dia.

Baca juga: PON Papua: Bonus Peraih Emas Provinsi Maluku Kisaran Rp 200 Juta

Baca juga: Manfaatkan TikTok, BMG Bagikan Bola Adidas Ori kepada Klub Futsal Maluku

Sementara, bagi penumpang yang berusia di bawah 12 tahun tidak diperkbolehkan berlayar menggunakan kapal Pelni.

Untuk pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid yang tidak divaksin, hanya wajib melampirkan surat keterangan dari dokter.

Sigit berharap, bagi penumpang yang mengunakan kapal  tetap menerapkan protokol kesehatan selama berlayar.

"Saya berharap pelaku perjalanan bisa menerapkan protokol kesehatan agar kita terhidar dari virus Covid-19," ujar dia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved