Breaking News:

Sektor Wisata Segera Dibuka, Pemerintah Bakal Skrining Ketat Pelaku Perjalanan Internasional

Pemerintah berencana membuka sektor pariwisata seiring dengan dibukanya pintu kedatangan internasional.

Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Salama Picalouhata
covid19.go.id
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah berencana membuka sektor pariwisata seiring dengan dibukanya pintu kedatangan internasional.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, rencana itu dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional.

Namun, sebelum resmi dibuka pada 14 Oktober mendatang, pemerintah akan melakukan simulasi terlebih dahulu guna mencegah penularan Covid-19.

“Para pelaku perjalanan internasional yang akan masuk Indonesia dilakukan skrining secara ketat dan penuh kehati-hatian,” kata Wiku dikutip dari laman resmi covid19.go.id, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Pemprov Maluku Siapkan Rp. 2 Miliar untuk Bonus Atlet PON

Baca juga: Update Tes CPNS Kemenkumham Maluku: Selama Tiga Hari SKD Ada 433 Peserta Gugur

Dia menyebutkan, durasi karantina bagi para pelaku perjalanan internasional ini akan dilakukan selama lima hari sesuai dengan persyaratan administrasi yang ketat.

Pemerintah berencana membuka sektor pariwisata pada 14 Oktober 2021 mendatang.

"Diantaranya, bukti vaksinasi dosis penuh, kepemilikan asuransi kesehatan dan bukti pemesanan akomodasi karantina yang menjamin orang yang masuk ialah orang yang benar-benar sehat," sebut dia.

Begitu tiba di Tanah Air, para pelaku internasional ini akan diawasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan dan juga Satgas COVID-19 daerah setempat.

Untuk kedatangan internasional, pemerintah akan mengizinkan pelaku perjalanan dari 18 negara dengan penetapan syarat asal kedatangan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved