Breaking News:

Penanganan Covid

Honor Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Maluku Belum Cair 4 Bulan

Relawan sosial yang tergabung dalam tim pemakaman jenazah Covid-19 Kota Ambon, selama empat bulan terakhir belum menerima insentif.

Courtesy / Humas Pemda Maluku
AMBON: Proses pemakaman jenazah pasien Covid-1 di TPU Hunuth, Desa Hunuth, Teluk Ambon, Kota Ambon, Jumat (25/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Honor bagi relawan pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Maluku selama empat bulan belum cair.

Yakni bulan Juli, Agustus, September dan Oktober.

Tim pemakaman jenazah Covid-19 ini, terdiri dari 10 orang dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan 20 orang dari Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Anggota Tim I Satgas Covid-19 DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifuddin mengaku akan segera mengonfirmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku terkait hal tersebut.

"Kita akan segera melakukan kroscek kebenarannya ke dinas terkait, kenapa sampai hari ini insentif mereka belum terbayarkan seperti apa yang dikeluhkan," kata Rovik Afifuddin kepada wartawan, Rabu (13/10/2021) siang.

Baca juga: 1078 Peserta SKD CPNS di Buru, Hanya 273 yang Lolos

Baca juga: Update Tes CPNS Kemenkumham Maluku: Selama Tiga Hari SKD Ada 433 Peserta Gugur

Menurutnya, meski statusnya hanya relawan sosial, namun mereka sudah berdedikasi tinggi untuk kemanusiaan, tanpa kenal waktu mereka bekerja menangani jenazah Covid-19.

“Ini pekerjaan mulia sekaligus beresiko kenapa justru belum terbayarkan hak-hak mereka,” ungkapnya.

Rovik menyarankan, Dinkes Maluku bisa segera membayar insentif para relawan ini.

"Jika tidak ada kendala, kami sarankan Dinkes untuk segera membayar insentif mereka, jangan ditunda tunda," tandas Rovik.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved