Breaking News:

Maluku Terkini

Bulog Maluku-Malut Minta Dinas Pertanian Buru Dorong Petani Lokal Penuhi Standarisasi Beras

Perum Bulog Devisi Regional Maluku dan Maluku Utara mempertanyakan standarisasi beras yang ditentukan Dinas Pertanian Kabupaten Buru.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Adjeng Hatalea
Muh Ridwan Tuasamu
Kepala Bagian SDM dan Operasional Perum Bulog Maluku, Hamdani Malawat. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Perum Bulog Devisi Regional Maluku dan Maluku Utara mempertanyakan standarisasi beras yang ditentukan Dinas Pertanian Kabupaten Buru.

“Saya ingin tahu peraturan yang digunakan Dinas Pertanian Kabupaten Buru dalam menentukan standarisasi suatu beras seperti apa,” ujar Kabid Operasional dan Pelayanan Publik, Bulog Maluku-Maluku Utara Hamdani Malawat melalui pesan singkat whatsapp, Rabu (13/10/2021).

Hal ini dipertanyakan Malawat setelah mengetahui pernyataan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Buru, Sufri Buton beberapa waktu lalu bahwa Perum Bulog devisi regional Maluku-Maluku Utara tidak menyerap beras dari petani lokal karena tidak sesui standarisasi.

Malawat menerangkan, Bulog memiliki standarnisasi penyerapan beras sesuai dengan aturan yang berlaku.

Jika beras dari petani lokal tidak sesuai standar tersebut, maka sudah tentu Bulog tidak bisa menyerapnya.“Kita gunakan Inpres no 5 tahun 2015 Dan Pemendag No.24 Tahun 2020 dan saya yakin peraturan ini juga digunkan Dinas Pertanian,” tegasnya.

Untuk itu dia berharap, bagi Dinas Pertanian Buru agar membantu petani lokal untuk pemenuhan standar beras tersebut.

Sehingga tiba masa panen, beras dari petani lokal ini dapat diserap oleh Bulog dan petani pun sejahtera, serta tidak merugi.

“Intinya Bulog tidak pernah menolak beras petani lokal, apabila memenuhi standarisasi kita beli,” tutup hamdani.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved