Breaking News:

Santunan Lakalantas

Ahli Waris Korban Laka Lantas JMP Ambon Terima Santunan Rp 50 Juta dari Jasa Raharja

Habibi Wance, Istri Almarhum Pahmit Laisouw menerima santunan Rp 50 Juta dari PT Jasa Raharja Cabang Maluku, Selasa (12/10/2021).

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Humas PT Jasa Raharja Maluku
Penyerahan santunan sebesar Rp 50 juta untuk ahli waris korban Laka Lantas JMP, Selasa (12/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Habibi Wance, Istri Almarhum Pahmit Laisouw menerima santunan Rp 50 Juta dari PT Jasa Raharja Cabang Maluku, Selasa (12/10/2021).

Diketahui Almarhum merupakan korban kecelakaan maut di Jembatan Merah Putih Ambon, Senin (11/10/2021) lalu.

Kepala Jasa Raharja Cabang Maluku, Triadi mengatakan saat kejadian itu diketahui, Jasa Raharja langsung melakukan tindak lanjut untuk menyerahkan santunan.

"Untuk korban kecelakaan maut di Jembatan Merah Putih Ambon , Petugas Mobile Service Jasa Raharja , Rheno Rudy Yusetiyono langsung menindaklanjuti untuk menyerahkan santunan sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris yang merupakan istrinya sendiri," kata Kepala PT Jasa Raharja Cabang Maluku, Triadi.

Ia menerangkan, korban kecelakaan yang meninggal dunia berhak menerima santunan yang ditransfer via bank sebesar Rp 50 juta.

Mengingat, santunan tersebut merupakan komitmen Jasa Raharja untuk memenuhi hak korban kecelakaan lalu lintas, seperti tertuang dalam UU Nomor 34 tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Baca juga: Gerak Cepat Jasa Raharja Maluku Tangani Korban Laka Maut di Desa Liang

Dengan ini, Triadi berharap bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar secara tertib membayar pajak dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) setiap tahunnya agar keselamatan mereka tetap terlindungi.

"Kepada masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar secara tertib membayar pajak dan SWDKLLJ supaya keselamatan mereka bisa tetap terlindungi oleh Jasa Raharja," pintanya.

Pasalnya, sumber dana untuk membayar santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin Jasa Raharja itu diperoleh dari SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun di Kantor Samsat bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Triadi menyampaikan turut berduka cita bagi keluarga korban meninggal dunia.

"Atas nama PT Jasa Raharja Cabang Maluku, turut berduka cita untuk keluarga korban meninggal dunia, semoga korban diterima di tempat terbaik disisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, kesabaran, dan kekuatan," ucap Triadi.

Untuk diketahui, kronologis kecelakaan bermula saat pengendara SMRD Honda Beat No.Pol DE 3189 NE yang di kendarai olah Jan S. H. Latumeten dengan SMRD Honda Scoopy No.Pol DE 4184 LZ yang di kendarai oleh Pahmit Laisouw yang
bergerak dari arah yang sama yakni dari arah Desa poka Hendak menuju ke arah Kota Ambon Melintasi Jembatan Merah Putih Kota Ambon dengan posisi Pengendara SMRD Honda Beat berada di depan sedangkan pengendara SMRD Honda Scoopy berada di belakang.

Setibanya di TKP pengendara SMRD Honda Scoopy tersebut tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya dengan baik karena bergerak dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga langsung menabrak kanalpot dari SMRD Honda Beat yang berada di depannya mengakibatkan ke dua pengendara SMRD Langsung terjatuh di TKP.

Akibat dari kecelakaan tersebut Pengendara SMRD Honda Scoopy mengalami luka yang cukup parah sehingga langggung di larikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Ambon untuk mendapatkan perawatan Medis namun beberapa jam kemudian pengendara SMRD Honda Scoopy tersebut pun Meninggal Dunia.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved