Breaking News:

Ambon Terkini

Tolak Permintaan Rapat Internal, Mourits Tamaela Sebut Rustam Latupono Sengaja Menghindar

Ia menerangkan, pertanggal 1 Oktober 2021, dari 35 Anggota DPRD Kota Ambon, 20 di antaranya secara

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
Ketua DPD NasDem Kota Ambon, Mourits Tamaela saat diwawancarai, Rabu (1/9/2021) 

Tolak Permintaan Rapat Internal, Mourits Tamaela Sebut Rustam Latupono Sengaja Menghinda

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota DPRD Kota Ambon asal Fraksi Nasdem, Mourits Tamaela sebut Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono sengaja menghindar dari permintaan untuk rapat internal.

“Ini kan mencoba menghindar atas apa yang kami inginkan. Tadi saya sempat berdebat kusir dengan Wakil Ketua II, Rustam Latupono berkaitan dengan surat yang kami layangkan dan yang bersangkutan tidak menghiraukan dan mengembalikan itu dengan masa bodoh, sehingga membuat saya begitu kesal,” kata Mourits Tamaela kepada wartawan di Baileo Belakang Soya Ambon, Selasa (12/10/2021) sore.

Ia menerangkan, pertanggal 1 Oktober 2021, dari 35 Anggota DPRD Kota Ambon, 20 di antaranya secara resmi telah bersepakat untuk melaksanakan rapat internal.

Namun hingga saat ini, Rustam Latupono selaku salah satu pimpinan DPRD tidak mengindahkan permintaan pelaksanaan rapat internal itu.

Menurut Mourits, permintaan rapat internal ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja DPRD secara menyeluruh.

“Mengevaluasi kerja kita selama ini, ada banyak hal, ada banyak hal yang menjadi kegelisaan kita semua anggota atas apa yang dilaksanakan selama ini. Oleh karena itu kita masih mengambil jalur persuasif. Tetapi sekembalinya pimpinan, kita mendapat informasi hari ini bahwa pimpinan hanya mengarahkan Ketua-ketua fraksi untuk rapat terkait hal itu, atau hal-hal yang lain,” ungkapnya.

Lanjutnya, salah satu kinerja DPRD yang perlu dievaluasi yakni terkait dengan pelaksanaan tugas yang selama ini dinilai kurang bijaksana.

Seperti soal porsi-porsi keberangkatan anggota DPRD selama ini.

“Temuan BPK yang telah mendapat rekomendasi, dan banyak hal yang selama ini terjadi di Lembaga ini. Baik soal keberangkatan, bicara soal alat kelengkapan ini ada kapasitas dan mekanismenya. Bukan tiba-tiba kemarin dalam kesepakatan Banggar dibilang, yang berangkat cuma orang-orang tertentu,” beber Tamaela.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved