Breaking News:

Maluku Terkini

Ali Kolatlena Desak BP2JK Segera Lelang Paket Jembatan Wae Pulu dan Wae Tunsa

Ia menyebutkan, hingga kini belum ada kepastian terkait pelelangan dua paket pekerjaan jembatan penyebrangan itu. Sementara diketahui rencana pelelan

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Mesya
MALUKU: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Alimudin Kolatlena saat diwawancarai, Rabu (2/6/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota DPRD Maluku Dapil Seram Bagian Timur (SBT), Alimudin Kolatlena mendesak Badan Pelayanan Pelelangan Jasa Konstruksi (BP2JK) Maluku untuk segera melakukan pelelangan pada dua paket pekerjaan jembatan Wae Pulu dan Wae Tunsa.

“Dua paket ini harus segera diverifikasi secepatnya untuk dilelang dan diselesaikan, itu janji dari Satker BPJN. Namun, hingga kini belum juga dilakukan,” kata Ali Kolatlena kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) siang.

Ia menyebutkan, hingga kini belum ada kepastian terkait pelelangan dua paket pekerjaan jembatan penyebrangan itu.

Sementara diketahui rencana pelelangan itu dilakukan pada Juni 2021 lalu.

“BPJN hingga kini belum juga melelang pekerjaan kedua jembatan, padahal kabarnya proses pelelangan direncanakan Juni 2021,” ungkapnya.

Ali mengungkapkan, dengan proses pelelangan yang tak kunjung dilakukan sehingga akan berdampak penuh terhadap proses pengerjaan nantinya.

Hal ini tentu sangat merugikan masyarakat di SBT dan Maluku Tengah yang menggunakan akses kedua jembatan tersebut.

“Ini dua paket multiyears yang harus dikerjakan bersamaan, kita juga paham jika ini perlu persetujuan Menteri Keuangan. Namun, prosesnya terlalu lama, menggantung tak kunjung ada kepastian,” tuturnya.

"Oleh karena itu, demi terpenuhinya akses layanan transportasi bagi warga, kami meminta untuk segera ditindak lanjuti dan tidak berbelit-belit prosesnya," tandas Ali.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved