Breaking News:

Nasional

Menteri PPPA Prioritaskan Pemulihan Psikis Nakes Penyintas Insiden Kiwirok Papua

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan, saat ini pemulihan psikis para tenaga kesehatan penyintas in

Editor: Adjeng Hatalea
(BBC News Indonesia)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, mengunjungi Waingapu, Sumba awal Juli untuk membahas permasalah kawin tangkap. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengatakan, saat ini pemulihan psikis para tenaga kesehatan penyintas insiden di Kiwirok, Jayapura, Papua merupakan hal paling utama.

Selain itu, kata dia, jaminan perlindungan bagi mereka juga diperlukan dan harus menjadi perhatian pemerintah.

"Pemulihan psikis para tenaga kesehatan penyintas agar bisa kembali pulih seperti sedia kala merupakan prioritas utama saat ini. Jaminan perlindungan bagi mereka dan keluarganya harus menjadi perhatian dari pemerintah daerah," ujar Bintang saat berdialog langsung dengan para nakes tersebut di Papua, dikutip dari siaran pers, Minggu (10/10/2021).

Bintang mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan tragedi penyerangan yang dilakukan kepada para tenaga kesehatan tersebut.

Terlebih mereka sedang menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Kementerian PPPA pun, kata dia, telah melakukan koordinasi yang intens dengan aparat keamanan setempat untuk mengawal dan menindaklanjuti penanganan kasus tersebut.

“Saya berharap apa yang menjadi harapan dari teman-teman tenaga kesehatan dapat terpenuhi dengan sinergi dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, Komnas HAM, kepolisian dan seluruh pihak yang terlibat," kata Bintang.

Apalagi, kata dia, tenaga kesehatan telah melakukan pengabdian yang luar biasa dan berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat khususnya perempuan dan anak di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Di wilayah tersebut, diketahui juga bahwa angka kematian ibu masih cukup tinggi.

"Maka dari itu betapa pentingnya pelayanan kesehatan terbaik yang harus diberikan. Kami sekali lagi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Bupati, mudah-mudahan komitmen untuk memenuhi hak-hak korban tenaga kesehatan ini dapat terpenuhi dengan baik,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua menemukan dua orang tenaga kesehatan yang sempat hilang pasca-penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Para tenaga kesehatan tersebut sebelumnya telah diserang oleh KKB yang membakar Puskesmas Kiwirok KKB yang melakukan aksi kriminal di Distrik Kiwirok,

Kabupaten Pegunungan Bintang, berjumlah sekitar 50 orang. Mereka juga telah membakar puskesmas, kantor bank, kantor distrik, SD, dan pasar di Distrik Kiwirok.

(Kompas.com / Deti Mega Purnamasari / Krisiandi)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved