Breaking News:

Ambon New Port

Masyarakat Waai Tak Setuju Jika Ganti Rugi Lahan Ambon New Port Rp 50 Ribu Per Meter

Ganti rugi lahan untuk pembangunan Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional (LIN), sesuai rumor yang beredar hanya dipatok Rp 50 ribu per meter.

Mesya Marasabessy
Masyarakat Waai datangi DPRD Maluku minta kepastian hukum lahan Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional (LIN), Rabu (22/9/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ganti rugi lahan untuk pembangunan Ambon New Port dan Lumbung Ikan Nasional (LIN), sesuai rumor yang beredar hanya dipatok Rp 50 ribu per meter.

Imanuel Risto Masela selaku salah satu kuasa hukum tiga dusun di Negeri Waai pun angkat bicara. Dia mengaku tak setuju dengan harga yang dipatok.

“Yang kita tuntut adalah harga tanah jangan seperti itu. Karena tanah itu, sangat sensitif sekali,” kata Imanuel saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Minggu (10/10/2021) siang.

Menurutnya, harga yang dipatok tentu tak akan menjawab keinginan masyarakat yang mendiami kawasan Dusun Ujung Batu, Batu Naga dan Batu Dua, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Baca juga: Fauzan Alkatiri Minta Warga Waspada Broker dalam Pembebasan Lahan LIN dan Ambon New Port

Baca juga: Pembangunan New Ambon Port dan LIN, Wakil Rakyat; Bisa Jadi Berkah atau Malah Musibah

Apalagi, rumor yang beredar ini pun cukup membuat kaget masyarakat setempat karena sejauh ini mereka belum melihat adanya dokumen pengusulan.

“Tapi kita tidak pernah melihat dokumen pengusulan itu termasuk masyarakat, tiba-tiba tersebarlah Rp 50 ribu harga tanah, itu kan semua orang jadi bingung, padahal kesepakatan harga tanah dan lain sebagainya itu ada di tahap kedua setelah konsultasi publik,” jelasnya.

Ia meminta, keinginan warga di tiga dusun terdampak pembangunan dua mega proyek itu seharusnya dipenuhi.

“Warga di tiga dusun itu juga adalah anak dari Gubernur Maluku. Jadi cobalah hak-hak mereka harus dipenuhi, keinginan mereka, apa yang mereka mau harus dipenuhi,” tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved