Breaking News:

Maluku Terkini

Bulog Maluku Berhenti Serap Beras Lokal, Begini Kata Petani Pulau Buru

Petani di Dataran Waeapo, Kabupaten Buru, mengatakan kualitas beras buruk hanya terjadi saat curah hujan tinggi.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Hasil panen petani yang dijemur dibawah sinar matahari, Sabtu. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Petani di Dataran Waeapo, Kabupaten Buru, mengatakan kualitas beras buruk hanya terjadi saat curah hujan tinggi.

Salah satu petani, Mujiono mengatakan kualitas beras milik mereka bagus.

Namun saat musim hujan, pengeringan gabah tidak maksimal sehingga butiran beras banyak yang patah.

"Kualitas beras di sini cukup bagus, namun sempat akhir-akhir ini sempat hujan, akhirnya kualitas padi kurang begitu bagus," kata Mujiono saat diwawancarai TribunAmbon.com, Sabtu (9/10/2021) sore.

Baca juga: Pakai Narkoba, Empat Orang di Kepulauan Tanimbar Ditangkap, Satu Perempuan

Lanjutnya, kualitas beras tergantung cuaca

Kualitas membaik apabila kondisi cuaca yang baik dan minimnya serangan hama.

"Kualitas beras di dataran Waepo cukup bagus," tambahnya

Dia mengungkapkan, hasil panen beras dari Dataran Waeapo, biasanya disuplai ke beberapa daerah, termasuk Ambon.

"Beras di sini biasanya dibawa atau disuplay ke Namlea, Buru Selatan, dan Ambon," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved