Selasa, 21 April 2026

Listrik 24 jam

Listrik 24 Jam Teraliri di Air Buaya dan Fena Leisela, Warga; Terima Kasih

Warga kecamatan Air Buaya dan Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru akhirnya menikmati layanan listrik 24 jam.

Penulis: Fajrin S Salasiwa | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Foto bersama petugas PLN dengan Manager PLN UP3 Ambon, Jumat (8/10/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Warga kecamatan Air Buaya dan Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru akhirnya menikmati layanan listrik 24 jam.

Hari ini merupakan moment besar bagi warga setelah 35 tahun dengan keterbatasan layanan listrik.

Warga pun berterima kasih atas komitmen PLN dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah, pada hari ini sudah meresmikan lampu menyala 24 jam," kata Kepala Desa Air Buaya, Yasdjir Mulaicin kepada TribunAmbon.com, saat diwawancari, Jumat (8/10/2021)

Dia mengungkapkan, listrik masuk desa sejak tahun 1986 dengan lama aliran hanya 6 jam.

Kemudian, tiga tahun setelahnya atau pada 1989 layanan naik menjadi 12 jam.

Baca juga: Akhirnya, Warga Air Buaya-Pulau Buru Menikmati Layanan Listrik 24 Jam Mulai Hari Ini

Baca juga: BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja Sebagai Pegawai Tidak Tetap di Wilayah Papua dan Papua Barat

"Sampai dengan Tahun 2021, dan pada hari ini, Jumat (8/10/2021), baru kami merasakan 24 jam lampu menyala," ungkap Mulaicin

Serupa dengan itu, Kades Waenibe, Kecamatan Fena Leisela, Elfis Tasidjawa menyatatakan harapannya agar layanan listrik 24 jam lancar tanpa gangguan.

"Harapan kami, kedepan tidak ada hambatan apapun untuk pihak PLN, sehingga lampu 24 jam yang masyarakat inginkan, agar tidak ada kendala dan tetap normal," harapnya

Sementara itu, Manager PLN UP3 Ambon, Yusrizal juga menyatakan layanan tersebut merupakan komitmen PLN dalam menyediakan kebutuhan listrik warga hingga ke daerah terpencil.

Dia pun berharap, pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat juga semakin baik dengan ketersediaan listrik.

"Masyarakat bisa menambah alat-alat listrik mereka, tentunya selain berdagang untuk produksi juga," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved