Breaking News:

Liga 3 Maluku

Soal Dugaan Pengaturan Skor Maluku FC, Saidna ; Kita Serahkan ke Komdis

Manager klub Maluku FC enggan berkomentar banyak soal kasus dugaan pengaturan skor pada laga Maluku FC kontra Wainuru FC di Liga 3 Maluku.

TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Saidna Bin Thahir berpose memakai Jersey Belanda dan kaos Maluku FC tepat disampingnya. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Manager klub Maluku FC, Saidna Bin Taher enggan berkomentar banyak soal kasus dugaan pengaturan skor pada laga Maluku FC kontra Wainuru FC di Liga 3 Maluku.

Saidna mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Maluku.

"Kita serahkan dan percayakan kepada komdis untuk menyelesaikannya," kata dia, Rabu (6/10/2021) siang.

Lanjutnya, saat ini pihaknya tidak ingin membicarakan tentang hal tersebut, karena sedang fokus untuk laga semifinal nanti.

"Jadwal sudah keluar jadi tidak perlu juga dibahas lagi, kita fokus untuk laga semifinal," kata dia.

Baca juga: Dugaan Pengaturan Skor Laga Maluku FC Lawan Wainuru FC, Semi Final Liga 3 Terpaksa Ditunda

Tudingan pengaturan skor pada pertandingan tersebut mencuat, saat laga terakhir grup B liga 3 Maluku, antara Maluku FC melawan Wainuru FC.

Kedua tim bermain dengan tempo yang begitu lambat dan tak menyerang satu sama lain.

Aliran bola pun hanya ditengah dan di sisi kanan, kiri lapangan, tak nampak pressing ketat yang biasa dimainkan oleh Maluku FC.

Bahkan pemain Maluku FC bernomor punggung 20 beberapa kali malah mengumpan bola kebelakang saat ia telah berhadapan dengan pertahanan belakang Wainuru FC.

Sejumlah pihak dibuat kecewa dengan sajian pertandingan kedua tim yang seakan telah mengatur jalannya permainan untuk bisa bersama melenggang ke semifinal.

Disinyalir kedua tim sengaja bermain imbang pada laga terakhirnya, lantaran sama-sama memiliki 7 poin dari 3 laga sebelumnya.

Maka dari itu, untuk dapat melenggang ke semifinal kedua tim dituding sengaja bermain imbang dengan tak saling menyerang satu sama lain, agar dapat berbagi 1 poin.

Dalam hal ini, Siwalima FC yang juga mengoleksi 7 poin dari 4 laga menjadi tim yang paling dirugikan atas pertandingan tersebut.

Saat ini, Komisi disiplin (Komdis) Asprov PSSI Maluku, masih terus melakukan investigasi terkait dugaan pengaturan skor tersebut, seluruh perangkat pertandingan, manajemen tim, hingga pemain kedua kubu tengah diperiksa. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved