Breaking News:

Nasional

Partai Buruh Dinilai Bisa Jadi Partai yang Diperhitungkan jika Mampu Persatukan Kaum Buruh

Ujang menilai, Partai Buruh sejatinya memiliki segmentasi pemilih yang besar, antara lain karyawan pabrik, guru honorer, petani, dan nelayan.

Editor: Adjeng Hatalea
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Provinsi Jawa Tengah melakukan demo di depan halaman Kantor Dewan Provinsi Jateng yang intinya 'Menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja' yang justru isinya mendegradasi kesejahteraan buruh, Selasa (25/08/20). 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin berpendapat, Partai Buruh dapat menjadi kekuatan yang diperhitungkan pada pemilihan umum asalkan mampu mempersatukan para buruh.

"Jika mampu persatukan semua elemen kaum buruh, maka akan menjadi partai yang diperhitungkan. Namun jika tak bisa bersatu, maka sulit untuk bisa bersaing dalam Pemilu nanti," kata Ujang saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/10/2021).

Ujang menilai, Partai Buruh sejatinya memiliki segmentasi pemilih yang besar, antara lain karyawan pabrik, guru honorer, petani, dan nelayan.

Namun, kata Ujang, suara kelompok-kelompok tersebut terpencar ke banyak partai karena tidak ada suatu partai yang mewadahi aspirasi kelompok buruh.

"Mestinya dengan jumlah buruh yang banyak dan besar di Indonesia, partai buruh mestinya bisa bersaing dan bisa jadi partai minimal papan tengah. Namun faktanya, di pemilu-pemilu sebelumnya selalu gagal masuk Senayan," kata Ujang.

Oleh sebab itu, Ujang menilai Partai Buruh mesti menjaga basis massa kelompok buruh agar tidak lagi lari ke partai lain.

Ia yakin, jika kelompok buruh solid dan bersatu, maka Partai Buruh memiliki kans besar untuk bisa bersaing dengan partai-partai lain.

"Jadi kuncinya persatuan di internal para buruh itu agar para buruh mendukung partai buruh yang akan kembali dihidupkan oleh Said Iqbal cs," kata dia.

Diketahui, sejumlah organisasi buruh kembali membangkitkan Partai Buruh melalui kongres di Jakarta, Senin (5/10/2021).

Said Iqbal yang juga Presiden Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPI) terpilih menjadi Presiden Partai Buruh periode 2021-2026.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved