Breaking News:

Maluku Terkini

Pria Paruh Baya di Maluku Tengah Terseret Arus Sungai, Hingga Kini Belum Ditemukan

Dari keterangan Satuan Brimob Polda Maluku Batlyon B Pelopor Amahai, Kamis (309/2021) menyebutkan bahwa kejadian naas itu terjadi Selasa (28/9/2021)

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Humas Brimob
Tim Search and Rescue (SAR) Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku yang dipimpin Danton 1 Kompi 4 Yon B Pelopor (Rompi Orange) bersama warga saat pencarian Adam. Kamis (30/9/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

ASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Adam Mesina (42) warga Negeri Makariki Kecamatan Amahai Maluku Tengah dinyatakan hilang terseret arus sungai Ruatah, kawasan Kilo Meter 12, Kelurahan Hollo, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah.

Dari keterangan Satuan Brimob Polda Maluku Batlyon B Pelopor Amahai, Kamis (309/2021) menyebutkan bahwa kejadian naas itu terjadi Selasa (28/9/2021) pagi.

Adam terbawa arus sesaat setelah rakit yang ia gunakan bersama dua orang temannya terbalik ditengah derasnya aliran sungai.

Dua orang temannya berhasil selamatkan diri, sementara Adam tidak muncul ke permukaan.

Keduanya pun mencoba mencari keberadaan Adam dengan menyisir bantaran sungai, namun tak kunjung ketemu.

Baca juga: Maluku United Tunduk atas Dolorossa FC dengan Skor 2-1

Baca juga: Kasus Positif Meningkatkan Sejak PTM, Louhenapessy Tak Mau Gegabah

Akhinya, mereka meminta bantuan warga untuk ikut mencari.

Anggota Brimob dan aparat polsek Amahai yang kemudian membantu pencarian pun belum membuahkan hasil.

"Besok kita akan melanjutkan pencarian," ujar Pimpinan Tim Search and Rescue (SAR) Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku, Aiptu Andi Nasrullah.

Diketahui, sebelum terjadi insiden, korban dan dua orang temannya itu pergi ke hutan untuk mengambil kayu swalap (papan kayu ukuran tebal).

Setelah pulang, mereka kemudian menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai Ruata itu.

Meski tahu aliran sungai saat itu sangat kuat, mereka tetap menyeberanginya dengan menggunakan rakit. Naasnya, ditengah-tengah badan sungai itu.

Karena arus sungai yang terlalu kuat akhirnya menghantam rakit dan menenggelamkan rakit yang mereka gunakan.

Dua temannya yang selamat masing-masing adalah Markus Hulesilan (36) dan Ardanus Metpoy (38) ketiganya adalah warga Makariki, Kecamatan Amahai Maluku Tengah. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved