Breaking News:

Nasional

Agar Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Tepat Sasaran, Wapres Minta Singkroniasi Data

Untuk itu, Wapres Ma’ruf Amin menekankan pentingnya sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Editor: Adjeng Hatalea
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Wakil Presiden terpilih Maruf Amin di Kantor MUI pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019). 

TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah mengupayakan agar penanggulangan kemiskinan ekstrem di tujuh provinsi di Tanah Air bisa tepat sasaran.

Untuk itu, Wapres Ma’ruf Amin menekankan pentingnya sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Adapun tujuh provinsi yang menjadi prioritas pemerintah dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

"Kalau untuk anggaran sebenarnya sudah cukup, tinggal kita upayakan supaya tepat sasaran, supaya data sinkron tentang siapa yang harus menerima," tutur Wapres dalam kunjungan ke Jawa Barat, Rabu (29/9/2021).

Lebih jauh, Ma'ruf meminta sinkronisasi data pemerintah pusat dan daerah agar dapat dipercepat melalui upaya yang dilakukan secara bersama-sama.

Kapolri Usulkan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Jadi Korban Penembakan KKB

"Ada dua upaya kita dalam melakukan penanggulangan, berupa perlindungan sosial dan pemberdayaan. Dan rapat ini juga untuk berkoordinasi hal-hal yang harus diselesaikan," kata Wapres.

Diketahui Provinsi Jawa Barat memiliki lima kabupaten yang menjadi prioritas dalam penanganan miskin ekstrem.

Total jumlah penduduk miskin ekstrem mencapai 460.327 jiwa.

Jumlah tersebut terdiri dari Kabupaten Cianjur 90.480 jiwa, Kabupaten Bandung 93.480 jiwa, Kabupaten Kuningan 69.090 jiwa, Kabupaten Indramayu 106.690 jiwa, serta Kabupaten Karawang dengan 106.780 jiwa.

Pemuda ini Mendaki Gunung Ditemani Seekor Kucing, Videonya Viral

Wapres menyampaikan di waktu yang tersisa tiga bulan di tahun 2021 ini, pemerintah terus berkomitmen untuk menambah alokasi anggaran yang secara khusus diprioritaskan untuk lima kabupaten Jawa Barat tersebut.

Maka, Wapres meminta Wakil Gubernur Jawa Barat, dan para bupati di wilayah prioritas agar dapat memastikan data seluruh rumah tangga miskin ekstrem agar dapat mengakses seluruh program, baik program pengurangan beban pengeluaran masyarakan maupun program pemberdayaan masyarakat, sehingga ada kesamaan antara data di pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, Wapres Minta Sinkronisasi Data Pusat dan Daerah Dipercepat, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/09/30/penanggulangan-kemiskinan-ekstrem-wapres-minta-sinkronisasi-data-pusat-dan-daerah-dipercepat.
Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved