Breaking News:

Ambon Hari Ini

Laturiuw Saran Pemerintah Sediakan Smart Phone Bagi Warga Jika Wajibkan Aplikasi PeduliLindungi

Jika dipaksakan, maka seharusnya pemerintah menyediakan telepon genggam secara gratis kepada warga yang tidak memiliki.

Editor: Fandi Wattimena
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi - Petugas security dibantu Pollux National Network Mal Paragon Semarang membantu pengunjung melalukan scan barcode untuk mengetahui bukti vaksinasi sebelum masuk Mal Paragon dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi, Selasa (10/8/21). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw menyatakan  pemberlakuan wajib penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi pengunjung pusat perbelanjaan, Mall dan Toko Modern akan memberatkan warga.

Pasalnya tidak semua warga memiliki Smart Phone.

Dia pun menyarankan pemerintah kota untuk tidak memberlakukan kebijakan itu.

Jika dipaksakan, maka seharusnya pemerintah menyediakan telepon genggam secara gratis kepada warga yang tidak memiliki.

“Kalau Pemkot mau dan tetap pertahankan kebijakan itu pemerintah silakan saja memberikan subsidi hp kepada seluruh masyarakat Kota Ambon,” kata Christianto Laturiuw kepada TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Selasa (28/9/2021) sore.

Baca juga: Mahasiswa Keperawatan di Masohi Disuntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Sitti Fokaubun Aktif di Medsos, Orang Tua; Pesan Chat Saya Tidak Dibalas

Selain kepemilikan smart phone, vaksinasi yang belum merata juga menjadi kendala tidak bisa diberlakukannya aturan PeduliLindungi.

“Kita harus pertimbangkan kembali orang yang mempunyai alasan tersendiri untuk tidak bisa divaksin entah karena sakit atau apa. Dan kalau mereka yang belum divaksin berarti hak mereka dalam beraktivitas juga tidak ada,” tandasnya. (*)

Diketahui, kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Walikota Ambon Nomor 10 Tahun 2021, tentang perpanjangan PPKM Basis Mikro Level 2 di Kota Ambon, 21 September – 4 Oktober 2021. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved