Breaking News:

Kasus Korupsi di Maluku

Tersandung Kasus Korupsi, 3 Pegawai Bank Maluku Diserahkan ke Kejaksaan, Akui Bakal Kooperatif

Penanganan kasus korupsi keuangan Bank Maluku Cabang Mako, di Namlea, Kabupaten Buru, hampir rampung.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi Papalia
Tiga tersangka korupsi Bank Maluku Cabang Mako di Namlea, Kabupaten Buru, diserahkan ke Kejari Buru, Senin, (28/9/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Penanganan kasus korupsi keuangan Bank Maluku Cabang Mako, di Namlea, Kabupaten Buru, hampir rampung.

Hari ini, Selasa (28/9/2021), tiga tersangka dalam kasus tersebut langsung diserahkan ke Kejaksaan Negeri Buru.

Penyerahan dilakukan Tim penyidik Tipikor Kepolisian Resort (Polres) Pulau Buru, pagi tadi.

Tersangka kasus korupsi, yakni SMP merupakan Pimpinan Cabang Pembantu (PCP) Mako, BSA sebagai teller tunai dan EMH selaku teller tabunganku sudah berada di tangan kejaksaan.

"Perkaranya sudah dinyatakan lengkap, sudah P21. Jadi hari ini, kita laksanakan tahap dua, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti," kata Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Pulau Buru, Ipda Syarifuddin saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa.

Baca juga: Korupsi Rp. 4 Miliar Lebih, 3 Pegawai Bank Maluku di Pulau Buru Terancam Dipenjara Seumur Hidup

Baca juga: Polisi Pulau Buru Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Bank Maluku Cabang Mako

Selanjutnya, penanganan kasus diserahkan kepada pihak kejaksaan.

"Untuk tahap dua, ketiga tersangka semuanya hadir," ujarnya.

Sementara itu, ketiga tersangka diwakili kuasa hukum masing-masing mengaku akan kooperatif terhadap segala proses hukum nantinya.

Kuasa Hukum dari tersangka inisial BSA, Harkuna Litiloly mengatakan, akan mengikuti proses hukum.

"Nanti fakta-fakta persidangan kita lihat, kita akan pelajari berkas perkara, dan kita lihat saat persidangan nantinya," kata Litiloly.

Selanjutnya, Kuasa Hukum dari tersangka inisial SMP, Muhammad Taib Warhangan juga mulai mempersiapkan dokumen-dokumen pada persidangan nanti.

"Kami akan mengambil berkas-berkas dalam upaya-upaya demi kepentingan klien kami," ujar Warhangan.

Kuasa Hukum dari tersangka inisil EMH, Ambo Kolengsusu mengatakan, akan mempersiapkan langkah hukum untuk persidangan nanti.

"Insya Allah hari ini akan diusahakan dapat BAP. Kemudian akan dipelajari, apa langkah yang akan kita ambil selanjutnya," ujar Kolengsusu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved