Breaking News:

Nasional

Kemenkes: Indonesia Kini Miliki 262,3 Juta Vaksin Covid-19 dalam Bentuk Jadi Maupun Baku

Pihak Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa Indonesia kini memiliki 262.350.400 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi maupun bahan baku (bulk).

Editor: Adjeng Hatalea
JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Moderna - Gambar kreatif ini diambil di sebuah studio di Paris pada 16 November 2020, menunjukkan jarum suntik dan botol vaksin dengan logo Moderna, menggambarkan pengumuman vaksin eksperimental terhadap Covid-19 dari Moderna yang 95% efektif. Terbaru, Moderna Mulai Menguji Vaksin Covid-19 pada Bayi Berusia 6 Bulan dan Anak di Bawah 12 Tahun. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Pihak Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa Indonesia kini memiliki 262.350.400 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi maupun bahan baku (bulk).

Jumlah ini didapatkan setelah diterimanya pengiriman tahap ke-70 vaksin Covid-19 untuk Indonesia pada Senin (20/9/2021).

"Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Sinovac, kali ini sejumlah 5 juta dosis vaksin jadi," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi sebagaimana dilansir dari siaran pers di laman covid19.go.id, Selasa (21/9/2021).

"Kedatangan vaksin tahap ke-70 ini menambah ketersediaan vaksin Covid-19 di Indonesia sehingga secara total, vaksin yang sudah hadir di Tanah Air dalam bentuk bahan baku (bulk) dan vaksin siap pakai adalah sebanyak 262.350.400 dosis," kata dia.

Selain itu, dengan kedatangan vaksin tahap ke-70 ini, vaksin Coronavac keluaran Sinovac yang sudah ada di Indonesia berjumlah 53.776.000 dosis.

Angka ini, kata Nadia, akan terus bertambah mengingat pada Selasa ini Indonesia akan menerima vaksin yang sama sejumlah 5 juta dosis vaksin jadi.

"Vaksin Sinovac tersebut didapatkan melalui pembelian langsung dan tiba dengan diangkut maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia," ujar Nadia.

“Dalam beberapa minggu ke depan, kita akan menerima lebih banyak lagi kedatangan vaksin. Ini sebagai upaya pemerintah agar tidak terjadi kekosongan stok vaksin di negara kita,” ucap Nadia.

Sejalan dengan komitmen pemerintah untuk percepatan cakupan vaksinasi, vaksin yang diterima akan disalurkan ke berbagai lokasi di seluruh Indonesia agar dapat segera digunakan.

(Kompas.com / Dian Erika Nugraheny / Icha Rastika)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved