Breaking News:

Ambon Hari Ini

Meski Dimaafkan, Pelaku Pembunuhan di Jembatan Merah Putih Divonis 4,6 Tahun

Lantaran ikut serta menghilangkan nyawa Firman alias Latole di Jembatan Merah Putih, Kota Ambon, Hakim memutuskan terdakwa dengan pidana penjara

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Korupsi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Meski telah dimaafkan ibu korban, terdakwa RB tetap dinyatakan bersalah oleh Hakim Pengadilan Negeri Ambon, Rahmat Selang.

Lantaran ikut serta menghilangkan nyawa Firman alias Latole di Jembatan Merah Putih, Kota Ambon, Hakim memutuskan terdakwa dengan pidana penjara selama 4,6 tahun.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa anak RB selama empat tahun dan bulan penjara. Masa penahanan dikurangkan selama terdakwa ditahan dan memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan," kata Hakim di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (20/9/2021) sore.

Hakim menyatakan terdakwa memenuhi unsur dalam dakwaan subsider Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu melanggar pasal 338 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

"Menyatakan terdakwa anak RB telah terbukti secara sah melakukan pembunuhan dalam dakwaan subsider," ucap Hakim.

Baca juga: Gangguan Internet, DPRD Ambon Bakal Panggil Telkomsel dan Indihome

Baca juga: Harga Jual Cengkeh Pala di Ambon Stabil Rp 90 Ribu

Untuk diketahui putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU selama enam tahun penjara.

Hakim mempertimbangkan hal yang meringankan putusan yaitu terdakwa telah meminta maaf kepda ibu korban dan ibu korban telah memaafkan terdakwa RB.

Terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya lagi, serta terdakwa belum pernah dihukum.

"Terdakwa masih usia muda sehingga diharapkan dapat merubah kelakuannya," timbang hakim.

Terdakwa RB menjadi salah satu pelaku atas tewasnya Firman pada September 2021 lalu.

Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa RB hanya menjadi pelaku peserta sedangkan pelaku utama yaitu Ahdin Pattilouw.

Tersangka Ahdin saat ini telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Ambon dan berkas perkara sudah masuk dalam tahap dua. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved