Breaking News:

Vaksinator Mogok Kerja

Honor Tak Terbayar, Vaksinator di Pulau Buru Mogok Kerja Hingga Ada Kejelasan

Tim vaksinator di Namlea, Kabupaten Buru, tidak melayani vaksinasi lantaran honor mereka belum dibayar selama 9 bulan pelayanan,

Penulis: Andi Papalia | Editor: Fandi Wattimena
Andi Papalia
Puskesmas di Namlea. Tim vaksinator di Namlea, Kabupaten Buru, tidak melayani vaksinasi lantaran honor mereka belum dibayar. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM –  Tim vaksinator di Namlea, Kabupaten Buru, tidak melayani vaksinasi lantaran honor mereka belum dibayar selama 9 bulan pelayanan, terhitung Februari 2021 lalu.

"Sebab itulah membuat semangat tim vaksinator menurun untuk melayani vaksinasi kepada masyarakat, sehingga kita juga memutuskan untuk mogok kerja," kata Kaplale kepada TribunAmbon.com, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Sabtu (18/9/2021) pagi

Lanjutnya, mogok kerja yang dilakukan, berdasarkan inisitif dari tim sendiri.

"Jadi dari hasil rapat tim, dan kita sepakat untuk isitrahat, sambil menunggu kebijakan atau tindak lanjut dari pihak terkait, untuk mengupaya kita punya honor bisa dicairkan," kata Kaplale

Dia menjelaskan, pelayanan vaksinasi di Puskesmas Namlea, dihentikan sudah 1 Minggu dan akan berlanjut hingga ada kepastian pembayaran oleh dinas terkait.

Baca juga: Honor Belum Dibayar Selama 9 Bulan, Vaksinator di Namlea-Pulau Buru Mogok Kerja

Baca juga: Bupati Maluku Tengah Gelontorkan Rp. 1,4 Milliar Bantu Warga Salahutu Terdampak Covid-19

"Kita mulai mogok pelayanan vaksinasi sejak Sabtu, 11 September 2021, jadi sampai sekarang sudah 1 Minggu," jelasnya

Dia mengungkapkan, bahwa anggaran untuk vaksinator itu ada, namun belum tau pasti kapan dapat

"Anggarannya ada, tapi kita juga tidak tau kapan diterima, minimalnya ada panjar, karena kita sudah kasih masuk laporan dari Bulan Juli," ungkapnya

Pantauan TribunAmbon.com di lapangan, pukul 10:49 WIT, Sabtu (18/9/2021), di Puskesmas Namlea tidak ada pelayanan vaksinasi, seluruh aktivitas dihentikan, ruangan yang digunakan untuk vaksinasi juga sudah digembok.

Kemudian, sampai saat ini masih ada masyarakat yang berdatangan untuk mau divaksin, namun tidak dilayani sekalipun masih ada stok vaksin. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved