Breaking News:

Ambon Hari Ini

Sulit Dapat Penumpang, Sejumlah Angkot Trayek Poka Masih Berlakukan Tarif Lama

Salah seorang sopir, Reymon (28) mengaku, pilihan untuk tetap mengenakan tarif lama karena semakin sulitnya mendapatkan penumpang.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Salah satu angkot di kawasan Poka, Kamis (16/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah sopir angkot jurusan Poka masih memberlakukan tarif lama senilai Rp 3 Ribu, padahal sudah sepekan ini pemerintah Kota Ambon menaikan tarif angkot.

Salah seorang sopir, Reymon (28) mengaku, pilihan untuk tetap mengenakan tarif lama karena semakin sulitnya mendapatkan penumpang.

Menurutnya, dengan harga yang murah warga akan lebih memilih menaiki angkot.

"Masih pakai tarif lama, karena kalau pakai tarif baru malah sudah dapat penumpang, jarak dekat saja mereka pilih jalan kaki atau naik ojek," ujar dia kepada TribunAmbon.com, Kamis.

Serupa juga untuk mahasiswa dan pelajar masih menggunakan tariff lama, yakni Rp. 2 ribu.

"Kalau mahasiswa dan anak sekolah ya tetap 2 ribu, untuk orang-orang kantor masih tetap 3 ribu, kalau ada yang kasih sesuai tarif baru, itu saja sudah syukur," kata dia.

Baca juga: Tempel Pengumuman Tarif di Pintu Angkot, Dishub Ambon; Lapor ke Kami Kalau Sopir Minta Bayar Lebih

Baca juga: Musyawarah Digelar Bulan Depan, 3 Nama Mencuat Jadi Calon Ketua Partai Hanura Pengganti Yasin Payapo

Reymon mengaku, tak semua angkot trayek Poka memberlakukan tarif normal seperti dia, beberapa sudah menyesuaikan dengan aturan dinas perhubungan Kota Ambon.

Diketahui sebelumnya, Kadishub Kota Ambon, Robby Sapulette mengancam cabut izin trayek apabila menaikkan harga tarif sesuka hati.

Pasalnya, kenaikan tarif telah dilakukan dengan berbagai pertimbangan, agar tidak membebani masyarakat maupun sopir dan pemilik kendaraan. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved