Breaking News:

Maluku Terkini

Berada di Zona Kuning, Masih Ada 22 Orang Terpapar Covid-19 di Kabupaten Buru

Sebanyak 22 kasus aktif atau pasien Covid-19 yang masih membutuhkan perawatan medis di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Andi Papalia
Sekretaris Gustu Kabupaten Buru, Aziz Tomia 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Sebanyak 22 kasus aktif atau pasien Covid-19 yang masih membutuhkan perawatan medis di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

Sekertaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, Azis Tomia mengatakan, saat ini daerah tersebut masuk dalam status zona kuning, dan tengah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) Level 2.

Dia menjelasakan, 22 kasus itu tersebar di beberapa lima kecamatan di Kabupaten Buru.

"22 kasus terkonfirmasi tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Waeapo 8 kasus, Kecamatan Lilialy 1 kasus, Kecamatan Namlea 10 kasus, Kecamatan Batabual 1 kasus, dan Kecamatan Lolongguba 1 kasus," tutur Tomia kepada TribunAmbon.com, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (16/9/2021) sore.

Sementara lima kecamatan lainnya masuk dalam zona hijau penyebaran Covid-19.

Yakni, Kecamatan Air Buaya, Fena Leisela, Waplau, Kaiely dan Kecamatan Waelata dengan angka kasus nol.

Baca juga: Masyarakat Umum Pulau Buru Bakal Disuntik Vaksin Moderna

Untuk angka total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Buru sejak kasus pertama hingga kini mencapai 362 kasus.

Sedangkan kesembuhan mencapai 336 dan lima dinyatakan meninggal dunia.

"Khusus untuk angka covid-19 di Kabupaten Buru, sampai dengan hari ini, Kamis, 19 September 2021, total kasus konfirmasi kita, 362 dan sembuh 336," kata dia.

Dia mengatakan, saat ini kita ada di PPKM level 2, artinya ada beberapa aktivitas masyarakat dilonggarkan.

Misalnya, kegiatan olahraga, bisa dijalankan namun penggunaan prokes tetap dilaksanakan.

Kemudian aktivitas peribadatan tidak ada pengaturan, diperbolehkan dengan penerapan prokes.

"Alhamdulillah syukur, kita berharap beberapa hari ke depan ada penyembuhan, sehingga penurunan ini bisa semaksimal mungkin. Jadi, masyarakat di Buru ini harus taat prokes, saat melaksanakan aktivitas di luar rumah," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved