Breaking News:

PON XX Papua

Menu Makanan Pelatda PON XX Hanya Telur dan Tahu, Atlet ; Lama-lama Kita Bisa Bisulan

Pasalnya, atlet yang menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) menuju PON XX hanya diberi makan Telur

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Fandi Wattimena
Sumber : Postingan Facebook Muhammad Yamin Rahayaan
Menu makanan atlet di Pelatda PON. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM -
Atlet Kempo peraih 2 medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON), Muhammad Yamin Rahayaan menyentil Satgas Pelatda terkait menu makanan.

Pasalnya, atlet yang menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) menuju PON XX hanya diberi makan Telur, Tahu dan sayur seadanya.

Menu makanan tersebut disebutnya bisa mengakibatkan atlet bisulan jika terlalu sering dikonsumsi.

"Pagi telur, malam telur lama-lama atlet semua bisulan," kata Rahayaan kepada TribunAmbon.com melalui pesan singkat, Selasa (14/9/2021).

Dia menyinggung Satgas Pelatda PON yang tidak bisa memberikan menu makanan yang seimbang untuk memenuhi kalori para atlet.

Baca juga: Mahasiswa IAIN Ambon Ngeluh Bayar Angkot Tak Sesuai Tarif, Ditagih Rp.4000

Baca juga: Azis Hentihu Pastikan DPW PPP Siap Rebut 5 Kursi DPRD Maluku

Padahal hanya tersisa 2 pekan menjelang pergelaran PON XX Papua.

Harusnya atlet dipersiapkan dengan matang termasuk asupan makanan yang bergizi agar kesehatan mereka bisa terus terjaga.

"PON sisa 2 minggu, kita tidak diberi makanan yang baik," tandasnya

Polemik tersebut membuat kinerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku dipertanyakan.

Bukan hanya itu, ketersediaan air di tempat pemusatan latihan juga menjadi masalah bagi para atlet.

Pasalnya, setelah menjalani latihan para atlet kadang-kadang tidak membersihkan diri karena air di pemusatan latihan tidak mengalir.

Muhammad Yamin Rahayaan merupakan atlet kempo peraih emas pada PON XVIII 2012 Kepulauan Riau dan PON XIX 2016 Jawa Barat dsn baru saja mendapat penghargaan dari Gubernur Maluku sebagai salah satu atlet berprestasi.

Pelayanan yang buruk dari pihak terkait pastinya akan cukup mempengaruhi performa para atlet pada PON XX Papua yang mulai digelar pada September ini. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved