Breaking News:

Maluku Terkini

Tiga Orang Tersangka Kasus Timbunan Fiktif di RSUD Namrole-Bursel, Diancam 20 Tahun Penjara

Tiga orang tersangka dalam kasus timbunan fiktif di RSUD Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Tahun 2020, diancam 20 tahun penjara.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/ Juna Putuhena
Ilustrasi Kasus Korupsi 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Tiga orang tersangka dalam kasus timbunan fiktif di RSUD Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Tahun 2020, diancam 20 tahun penjara.

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buru, Muhtadi, saat menggelar konferensi pers di kantor Kejari Buru, Senin (13/9/2021) pukul 14.33 WIT.

Dirinya mengatakan, tiga tersangka ditetapkan, di antaranya berinisial LA merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), RK seorang Swasta, dan HT seorang Swasta.

"Penetapan tiga tersangka dituangkan dalam Surat Penetapan Tersangka (SPT), Nomor : Tap-07/Q.1.14/Fd.1/09/2021, Nomor : Tap-08/Q.1.14/Fd.1/09/2021, dan Nomor : Tap-09/Q.1.14/Fd.1/09/2021," ujarnya

Dia menjelaskan, dalam kasus tersebut, kerugian keuangan negara mencapai Rp 329 juta.

"Kerugian keuangan negara, dari perkara ini Rp 329 juta, namun ada penyelamatan keuangan negara Rp 130 juta, dan masih tersisah Rp 199 juta," jelasnya.

Baca juga: Kejari Buru Tetapkan Tiga Orang Sebagai Tersangka Kasus Timbunan Fiktif di RSUD Namrole

Atas perbuatan mereka, para pelaku dikenakan Pasal 2 Ayat 1 jo Pasal 3 jo Pasal 18, UU Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP

"Maksimum ancaman hukuman 20 Tahun penjara," ujar Muhtadi

Sebelumnya diberitakan, kasus ini terjadi pada Tahun 2017.

Saat itu, lokasi rumah sakit dijadikan penginapan peserta MTQ.

Karena cuaca ekstrem, kontraktor yang sedang melakukan penggalian selokan mengalihkan timbunannya ke rumah sakit.

Namun, para aktor yang berperan berdalih ada hutang rumah sakit kepada kontraktor, sehingga dianggarkan dan dilakukan pencairan.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved