Breaking News:

Maluku Terkini

Bawaslu Maluku dan NETFID Maluku Dorong Pendidikan Politik Publik

Gandeng Bawaslu Maluku, Network For Indonesia Democratic Society (NETFID) Maluku gelar kegiatan Deklarasi dengan tema

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Gandeng Bawaslu Maluku, Network For Indonesia Democratic Society (NETFID) Maluku gelar kegiatan Deklarasi dengan tema "Peran Masyarakat Sipil Dalam Mendukung Yang Berintegritas Melalui Penggunaan Teknologi" 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gandeng Bawaslu Maluku, Network For Indonesia Democratic Society (NETFID) Maluku gelar kegiatan Deklarasi dengan tema "Peran Masyarakat Sipil Dalam Mendukung Yang Berintegritas Melalui Penggunaan Teknologi" di Aula Bawaslu Maluku, Minggu, (12/9/2021) sore.

Dalam acara tersebut, kedua belah pihak menandatangani  Memorandum of Understanding (MOU) dengan tema "Pendidikan Politik Untuk Publik" dengan harapan dapat mendidik publik dengan kampanye politik demokrasi yang sehat.

Ketua Netfid Indonesia, Dahliah Umar mengungkapkan peran masyarakat sangat diperlukan dalam mendukung pemilu yang beritegritas melalui media teknologi.

"Masyarakat sipil harus berpartisipasi  menyampaikan aspirasi di media sosial terhadap elemen-elemen yang berkaitan dengan pemantau pemilihan umum," ujarnya.

Ia juga menyampaikan Netfid ini adalah kelompok yg secara dominan mewarnai narasi mendukung demokrasi dan NKRI agar dominasi itu dipegang untuk melawan narasi-narasi yang anti terhadap demokrasi.

"Di Netfid ini kawan-kawan dilatih untuk mempunyai kepercayaan diri memiliki kemampuan publik speaking yang baik, memiliki keberanian mengungkapkan opini kepada publik sehingga anak muda bisa mewujudkan eksitensi dia dan kami netfid melakukan itu secara mandiri, kami melakukan  kerjasama dengan KPU dan BAWASLU RI maupun daerah-daerah," kata dia.

Baca juga: Kejari Buru Tetapkan Tiga Orang Sebagai Tersangka Kasus Timbunan Fiktif di RSUD Namrole

Baca juga: Besok SKD PPPK, Puluhan Guru Honorer dari Berbagai Daerah di Maluku Tengah Ikut Rapid Test Antigen

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Maluku, Astuty Usman, berharap Netfid dan elemen lainnya untuk ikut bersama Bawaslu mewujudkan pemilu yang beritegritas dan bermartabat.

"Semoga langkah-langkah inovatif dan ikhtiar yang terus dilakukan oleh Bawaslu dapat menjawab berbagai persoalan dihadapi selama ini pada setiap pelaksanaan pemilu dan pemilihan," kata Astuty Usman.

"Kita yakin di tahun 2024 mengulang kembali sejara ditahun 2019 tetapi kita akan melaksanakan pemilihan pada satu tahun tersebut dengan range waktu hanya 7 bulan sehingaa adanya kerjasama dari seluruh elemen masyarakat terutama Netfid maluku utuk menyuseskan pelaksanaan demokrasi di tahun 2024," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved