Breaking News:

Maluku Terkini

Tim Sar Berhasil Evakuasi 5 Korban Selamat KM Hentri ke Tual

Lima ABK yang menjadi korban kebakaran KM Hentri berhasil dievakuasi, Sabtu (11/9/2021) siang.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Basarnas Ambon
Lima ABK yang menjadi korban kebakaran KM Hentri berhasil dievakuasi ke Tual, Maluku, Sabtu (11/9/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Lima ABK yang menjadi korban kebakaran KM Hentri berhasil dievakuasi, Sabtu (11/9/2021) siang.

Mereka adalah Ardian Rahman, Angga Framudia, Hengky, Asep Suryana, dan La Asri.

Lima ABK yang menjadi korban kebakaran KM Hentri berhasil dievakuasi ke Tual, Maluku, Sabtu (11/9/2021) siang.
Lima ABK yang menjadi korban kebakaran KM Hentri berhasil dievakuasi ke Tual, Maluku, Sabtu (11/9/2021) siang. (Basarnas Ambon)

Kelimanya langsung dibawa Tim SAR gabungan menggunakan kapal PSDKP menuju kota Tual.

"Ya Mereka dievakuasi di Perairan Desa Mun, Pulau Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara, pukul 14:30 WIT," ujar Kepala Basarnas Ambon, Mustari dalam rilisnya.

Baca juga: Info Gelombang Tinggi BMKG Hari Ini, Minggu 12 September 2021: 7 Perairan di Maluku Capai 2,5 Meter

Baca juga: Pencarian KM Hentri Perairan Tanimbar - Maluku Masih Terkendala Cuaca Buruk

Selanjutnya, sekitar pukul 18:12 WIT, Tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan PSDKP Tual bersama kelima korban KM. Hentri yang selamat.

"Nantinya kelima korban akan diistirahatkan sementara di mess PSDKP Tual sambil mendapatkan perawatan lebih lanjut, sebelum dipulangkan ke kampung halaman mereka " terangnya.

Hingga pencarian hari keempat kemarin, pihaknya belum mwnemukan 25 ABK yang hilang.

"Operasi pencarian terus dilakukan hingga pukul 13:00 WIT, tim belum menemukan keberadaan korban," kata Mustari.

Seperti diberitakan, KM Hentri bertolak dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta pada 15 Agustus 2021 dengan tujuan Merauke, Papua.

Namun setiba di perairan Kepulauan Tanimbar, pada Jumat (03/9/2021) kapal dihantam ombak setinggi tiga meter.

Dan seketika muncul kobaran api dan asap hitam tebal dari dalam kapal.

Atas kejadian tersebut, 2 ABK dinyatakan meninggal dan 25 lainnya hilang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved