Breaking News:

Ambon Hari Ini

Rapat Lanjutan Sengketa Lahan SD Negeri 50 dan 64, Pemkot Ambon Siap Bayar

Usai rapat, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon siap membayar lahan tersebut.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Komisi II DPRD Kota Ambon kembali menggelar rapat lanjutan kesekian kalinya terkait sengketa lahan SD Negeri 50 dan 64 Ambon. bersama Pemerintah Kota Ambon terkait sengketa lahan SD Negeri 50 dan 64 Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Komisi II DPRD Kota Ambon kembali menggelar rapat lanjutan kesekian kalinya terkait sengketa lahan SD Negeri 50 dan 64 Ambon.

Usai rapat, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon siap membayar lahan tersebut.

“Ada langkah maju dari hasil rapat hari ini, dimana dari pihak Pemkot ingin bayar lahan itu,” kata Jafry Taihuttu kepada wartawan, Sabtu (11/9/2021) pagi.

Meski demikian, pembayaran tidak langsung dilakukan, karena DPRD masih akan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah instansi, termasuk pemerintah Provinsi Maluku.

“Jadi nanti kita undang provinsi tapi mendahului itu kita akan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Nasional, Sekda Provinsi untuk membicarakan tuntutan dari ahli waris,” jelasnya.

Aleg asal fraksi Partai PDI Perjuangan ini menyayangkan, seharusnya sebelum aset tersebut dialihkan dari Pemprov ke Pemkot, ahli waris harusnya meminta bayaran terlebih dahulu ke Pemprov.

Baca juga: Ini Klasifikasi Kapal yang Dilarang Berlayar di Ambon

Baca juga: Menyongsong Liga Remaja, Jong Ambon FC Siapkan Bus dan Ambulance Baru

“Seharusnya ahli waris sebelum aset itu dialihkan dari Pemprov ke Pemkot mereka harus minta dibayarkan dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustaf Latuheru mengaku masih akan ada rapat kelanjutan terkait sengketa lahan ini.

Dimana, akan dihadirkan perwakilan juga dari Dinas Provinsi.

“Nanti masih ada satu kali rapat lagi dengan menghadirkan dari dinas provinsi. Namun waktunya masih akan dikoordinasi lebih lanjut,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, SD Negeri 50 dan SD Negeri 64 Kota Ambon disegel ahli waris pemilik lahan sejak Senin (30/8/2021) pagi lalu.

Dua sekolah di Jalan Jendral Sudirman, Galunggung, Sirimau, Ambon, itu disegel lantaran Pemerintah Kota Ambon belum membayar lahan yang sudah dipakai.

Pagar tersebut dikunci dengan dua gembok berukuran besar.

Selain itu, terpasang sebuah surat pernyataan dari ahli waris pemilik tanah yang berisi tuntutan kepada Ketua DPRD Kota Ambon, Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Walikota Ambon, serta Gubernur Maluku dan Kepala Dinas Pendidikan Maluku. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved