Breaking News:

Maluku Terkini

Perempuan 17 Tahun di Pulau Buru Dirudapaksa Temannya, Saat Minta Tolong Antar Baju ke Bibinya

Pelaku berinisial AHB (18) tega merudapaksa temannya sendiri yang sedang meminta bantuan mengantarkan baju.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Sefton Sexual Health Service
Ilustrasi rudapaksa. 

Laporan Kotributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Seorang perempuan berusia 17 tahun di Namrole, Kabupaten Buru Selatan menjadi korban rudapaksa.

Korban berinisial SF dirudapaksa di rumah paman pelaku saat hendak membawa baju ke rumah keluarganya.

Pelaku berinisial AHB (18) tega merudapaksa temannya sendiri yang sedang meminta bantuan mengantarkan baju.

Kasus ini terjadi pada Agustus 2021 kemarin.

Kasusnya terungkap setelah korban bersama keluarganya melapor ke Polsek Namrole, Kecamatan Namrole, Rabu (1/9/2021) lalu.

Baca juga: 18 Kali Rapat Bahas Revitalisasi Pasar Mardika, Harry Minta pedagang Proaktif

Baca juga: Cuaca Membaik, Kapal Ferry Penyeberangan Namlea-Ambon Sudah Diizinkan Berlayar

Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaludin mengatakan, kejadian bermula saat korban meminta tolong temannya, mengantarkan mengambil baju di rumah bibinya, sekitar pukul 22.00 WIT.

"Pada Selasa, 31 Agustus 2021, sekitar pukul 22.00 WIT, korban meminta pelaku untuk meminta tolong, mengantarnya mengambil baju di rumah bibinya. Pelaku yang merupakan temannya korban itu datang, menggunakan kendaraan roda dua, dengan membawa seorang anak laki-laki, dalam perjalanan pelaku tidak mengantar korban ke tempat tujuan, tetapi pelaku berbalik arah," kata Jamal kepada TribunAmbon.com, Sabtu (11/9/2021).

Lanjutnya,  sekitar pukul 24:00 WIT, mereka sampai dirumah paman pelaku, kemudian melakukan perbuatan tak senonoh kepada korban.

Korban saat itu diancam hanya bisa pasrah, dengan perbuatan bejat pelaku.

"Setelah kejadian tersebut, korban meminta bantu pelaku menghubungi temannya, untuk diantar pulang ke rumahnya," kata Djamal.

Tak terima, korban langsung melaporkan hal tersebut ke kepolisian.

Kini pelaku telah ditangkap dan ditahan di Rumah Tahanan Polsek Namrole.

Pelaku dikenakan Pasal 81 Ayat 1 dan 2, atau Pasal 82 Ayat 1 UU RI Nomor 17 Tahun 2016, tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016, tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak menjadi UU, sebagaimana telah diubah dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHPidana. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved