Breaking News:

HUT Kota Ambon

Pembatasan Usia Angkot Jadi Kado HUT Kota Ambon Tahun Depan

Pemerintah kota melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon akan membatasi pembatasan usia kendaraan angkutan umum.

Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Angkutan Kota di Jalanan Kota Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Setelah kenaikan tarif angkutan kota (Kota) yang resmi diberlakukan tepat di hari ulang tahun Ke-446 Kota Ambon, Selasa (7/9/2021).

Pemerintah kota melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon akan membatasi pembatasan usia kendaraan angkutan umum.

Dan itu mulai diberlakukan 2022 mendatang.

"Nanti yang pembatasan usia kendaraan itu akan kita laksanakan, akan menjadi kado kedua di HUT Kota tahun 2022. Karena ini bukan hanya dishub punya mau, tapi kita melihat tarif angkot naik tapi layanan juga harus bagus," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby, Rabu (8/9/2021) sore.

Kebijakan itu menurut Sapulette regulasi baru ini sebagai upaya peningkatan kualitas layanan transportasi umum menyusul dinaikkannya tarif angkot.

Terlebih menurutnya, angkot yang berusia tua tidak menjamin keselamatan masyarakat, terutama saat melewati tanjakan.

"Jangan sampai tarif naik tapi layanan tidak bagus. Layanan seperti apa, sarana sudah rusak dilantai kendaran sudah bolong-bolong sudah liat aspal dibawahnya, naik tanjakan 2000 yang di stain sudah tidak bisa. Bagaimana kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa ini menjadi hal yang paling penting," Lanjutnya.

Baca juga: Rustam Latupono; Harus Hati-Hati, Pandemi Belum Berakhir

Baca juga: Angin Berkecepatan 30 Knot Diperkirakan Masih Akan Terjadi di Wilayah Maluku hingga Pekan Depan

Dikatakan, peremajaan angkot telah direncanakan sejak lama demi mengurai kemacetan di Kota Ambon.

"Kota Ambon sudah sangat banyak mobil angkutan kota sehingga kemacetan di beberapa ruas jalan tidak terhindarkan," tambahnya.

Batas waktu pun akan diberikan kepada pengusaha angkot agar segera melakukan peremajaan kendaraan.

“Kami berikan kelonggaran hingga 7 sepetember 2022 bagi para pengusaha angkot agar kiranya segera melakukan peremajaan,” tandasnya.

Apabila sampai batas waktu yang ditentukan para pengusaha angkot tidak menghiraukan, maka dishub akan melakukan pencabutan izin operasi. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved