Breaking News:

Ambon Hari Ini

Kedapatan Bebankan Biaya Barang, Oknum Sopir Angkot di Kota Ambon Bakal Ditindak Tegas

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon akan menindak tegas oknum Sopir Angkot yang meminta biaya barang kepada penumpang.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Salama Picalouhata
Kontributor TribunAmbon.com, Helmy
Antrian angkot di terminal Mardika.(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon akan menindak tegas oknum sopir angkot yang meminta biaya barang kepada penumpang.

Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan setiap sopir harus menerapkan tarif sesuai instruksi pemerintah.

Tarif yang dibebankan kepada masyarakat yang membawa bawaan ataupun tidak harus sama.

"Ada oknum yang membebankan biaya per karton kepada penumpang itu akan kita tindak," kata Sapulette kepada TribunAmbon.com, Rabu (8/9/2021).

Lanjutnya, pihaknya menerima laporan terkait adanya biaya barang senilai Rp.1000 per karton yang harus dibayarkan penumpang kepada sopir.

Baca juga: Kado Spesial bagi Warga di Ulang Tahun Kota Ambon Tahun Depan Sudah Disiapkan

Untuk itu, pihaknya akan memperketat lagi pengawasan di pintu masuk dan keluar terminal Mardika agar tidak terjadi hal seperti itu.

Menurutnya, perilaku oknum tersebut sangat merugikan masyarakat sebagai pengguna transportasi umum.

Dengan begitu, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap para oknum tersebut dan akan ditindak tegas.

"Perlu kita tertibkan oknum sopir yang membebankan penumpang," tandasnya.

Dia pun berharap masyarakat bisa ikut melaporkan jika menemukan kejadian serupa agar pihaknya bisa menindaklanjuti hal tersebut.

Diketahui, tarif angkot di Ambon resmi dinaikkan Rp.800 hingga Rp.1200 per 7 September 2021 lalu menyusui penghapusan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di seluruh Indonesia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved