Breaking News:

Ambon Hari Ini

Kado Spesial bagi Warga di Ulang Tahun Kota Ambon Tahun Depan Sudah Disiapkan

Aturan pembatasan usia kendaraan angkutan umum akan menjadi kado spesial bagi warga di perayaan ulang tahun Kota Ambon tahun 2022 nanti.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/Tanita
AMBON: Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette di Balai Kota Ambon, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Aturan pembatasan usia kendaraan angkutan umum akan menjadi kado spesial bagi warga di perayaan ulang tahun Kota Ambon tahun 2022 nanti.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan regulasi baru ini sebagai upaya peningkatan kualitas layanan transportasi umum menyusul dinaikkannya tarif angkot.

"Nanti yang pembatasan usia kendaraan itu akan kita laksanakan, akan menjadi kado kedua di HUT Kota tahun 2022. Karena ini bukan hanya dishub punya mau, tapi kita melihat tarif angkot naik tapi layanan juga harus bagus," kata Sapulette di studio TribunAmbon.com, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau, Rabu (8/9/2021) sore.

Baca juga: Dishub Bakal Libatkan Polisi Awasi Perampingan Trayek Angkot di Kota Ambon

Baca juga: Sapulette; Sistem Ganjil-genap Angkot di Ambon Bisa Berlaku Lagi Asal Setoran Naik

Terlebih menurutnya, angkot yang berusia tua tidak menjamin keselamatan masyarakat, terutama saat melewati tanjakan.

"Jangan sampai tarif naik tapi layanan tidak bagus. Layanan seperti apa, sarana sudah rusak dilantai kendaran sudah bolong-bolong sudah liat aspal dibawahnya, naik tanjakan 2000 yang di stain sudah tidak bisa. Bagaimana kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa ini menjadi hal yang paling penting," Lanjutnya.

Dikatakan, peremajaan angkot telah direncanakan sejak lama demi mengurai kemacetan di Kota Ambon.

"Kota Ambon sudah sangat banyak mobil angkutan kota sehingga kemacetan di beberapa ruas jalan tidak terhindarkan," tambahnya.

Batas waktu pun akan diberikan kepada pengusaha angkot agar segera melakukan peremajaan kendaraan.

“Kami berikan kelonggaran hingga 7 sepetember 2022 bagi para pengusaha angkot agar kiranya segera melakukan peremajaan,” tandasnya.

Apabila sampai batas waktu yang ditentukan para pengusaha angkot tidak menghiraukan, maka dishub akan melakukan pencabutan izin operasi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved