Breaking News:

Nasional

Antisipasi Varian Mu, Epidemiolog: Pintu Masuk Tak Mesti Ditutup, Perkuat Screening dan Vaksinasi

Ahli epidemiologi Indonesia di Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, saat ini, virus corona varian Mu atau B.1.621 sudah tersebar d

Editor: Adjeng Hatalea
( SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIA)
Ilustrasi varian B.1.1.7, varian baru virus corona asal inggris disebut menjadi penyebab lonjakan kasus di Thailand. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Ahli epidemiologi Indonesia di Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, saat ini, virus corona varian Mu atau B.1.621 sudah tersebar di 43 negara.

Dengan demikian, Indonesia juga harus sigap mengantisipasi penularan varian baru tersebut.

Dicky mengatakan, setiap negara tak mesti menutup pintu masuk ke negara mereka, tetapi perlu melakukan penguatan screening pada pelaku perjalanan.

"Untuk responsnya tidak henti-hentinya selama pandemi ini ya tidak mesti pintu terbang ditutup, tapi penguatan screening, bukan hanya orang itu bawa hasil tes tetapi dia juga divaksin lengkap kemudian dia menjalani karantina," kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/9/2021).

Dicky mengatakan, virus corona varian Mu masuk dalam kategori variant of interest (VOI) karena dapat menurunkan efikasi vaksin dan saat ini diteliti lebih lanjut terkait kecepatan penularannya.

Untuk itu, ia menyarankan agar Indonesia mempercepat laju vaksinasi dosis lengkap.

"Meski varian Delta belum selesai, vaksinasi kita juga masih rendah jadi akan berkontribusi dalam perburukan pandemi," ujarnya.

Baca juga: Kemenkes Siapkan Skema Booster Vaksinasi Covid-19 Berbayar untuk Masyarakat Umum

Lebih lanjut, Dicky mengingatkan kemungkinan gelombang ketiga vaksinasi Covid-19 karena tidak meratanya penurunan kasus Covid-19 di beberapa daerah.

"Ada kontribusi gelombang ketiga 3 kalau kita lemah 3T dan 3M dan vaksinasi, ditambah varian baru Mu sekarang sedang diamati betul dan varian C.1.2 Afrika Selatan itu juga berpotensi mengakibatkan perburukan situasi pandemi di satu wilayah," kata Dicky.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono memastikan, varian baru virus Corona Mu atau B.1.621 belum terdeteksi di Tanah Air.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved