Breaking News:

Maluku Terkini

Gencar Lawan Peredaran Sopi, Ohoirat Sesalkan Ada Dukungan Wakil Rakyat

Pasalnya, sebagian besar tindakan kriminalitas dilakukan para pelaku usai menkonsumsi minuman haram itu.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Alfin Risanto
Kabid Humas Polda Maluku, M Roem Ohoirat Saat Melakukan Special Interview di Studio TribunAmbon.com, Senin (6/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku semakin gencar membatasi peredaran minuman keras (Miras) tradisional, Sopi di Maluku.

Pasalnya, sebagian besar tindakan kriminalitas dilakukan para pelaku usai menkonsumsi minuman haram itu.

“Jadi minuman keras jenis sopi ini lebih banyak mendatangkan mudarat ketimbang pada manfaat,” kata Kabid Humas Polda Maluku M Roem Ohoirat saat mengahadiri Special Interview di Studio Tribun Ambon.com, Senin (6/7/2021) Sore.

Dalam kesempatan itu, Ohoirat pun menegaskan tidak ada alasan apapun untuk mendukung peredaran miras tersebut, sekalipun produk lokal.

Dia pun menyesalkan dukungan salah seorang wakil rakyat di DPRD Provinsi yang menyatakan dukungannya terhadap peredaran sopi.

“Saya sangat tidak sepakat atas pernyataan salah satu anggota DPRD Provinsi Maluku tersebut,” ujar Ohoirat.

Baca juga: Asa HUT ke-86 GPM, Wakil Rakyat; Selalu Rekatkan Kehidupan Salam-Sarane di Ambon

Baca juga: Tarif Angkot Resmi Naik Hari Ini, Robby Sapulette; Ini Baru Finalisasi

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak beralasan pasti, pasalnya dari data yang ada, tindakan kriminal yang terjadi di Maluku banyak yang didasari minuman keras sopi.

“Saya juga anak Maluku, jadi sebelum bicara anggota DPRD tersebut harus berfikir lagi, karena dari sopi kebanyakan tindakan kriminal terjadi dan dari sopi juga tidak banyak orang yang sukses, tegasanya.

Roem mengungkapakan sejumlah kejadian yang terjadi di tahun 2021 kebanyakan diawali dari masyarakat  meminum minuman keras jenis sopi ini.

Dia mencontohkan seperti kejadian KDRT, kecelakaan, pembunuhan serta perkelahianh antara kelompok yang ditangani kepolisian  hampir 80 persen pemicunya adalah sopi.

Untuk itu dia berharap bagi masyarakat agar selalu menjahui minuman keras karena banyak kejadian  kriminal yang terjadi di maluku di mulai dari mengkonsumsi miras tersebut. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved