Breaking News:

Jubir Vaksinasi Kemenkes Sebutkan 3 Pertimbangan Pendistribusian Vaksin, Ini Penjelasannya

Saat ini, pendistribusian vaksin masih berlangsung di Indonesia. Dalam pendistribusian vaksin, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Penulis: Citra PA | Editor: Fitriana Andriyani
Sumber; Tangkapan Layar
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi. 

TRIBUNAMBON.COM – Saat ini, pendistribusian vaksin masih berlangsung di Indonesia.

Dalam pendistribusian vaksin, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi.

Siti mengungkapkan, ada tiga pertimbangan.

Ketiganya adalah jumlah penduduk, tingkat penularan, dan kontribusi kasus positif.

Varian atau mutasi virus di daerah setempat juga menjadi pertimbangan.

Baca juga: 3 Provinsi Hampir Capai 100 Persen Vaksinasi, Maluku Masih Jauh dari Target

"Kemarin kita tahu Kudus ada peningkatan kasus, itu sempat kita berikan alokasi vaksin lebih dibanding daerah lain," ungkapnya pada Dialog Produktif Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (31/8/2021).

Sementara itu, Nadia mengatakan, pertimbangan tersebut termasuk pada peningkatan kasus di bulan Juli yaitu di daerah Jawa dan Bali. Sehingga mendapatkan proporsi vaksin sebanyak 60 persen dibandingkan daerah lain.

Nadia pun menyebutkan jika jumlah vaksin yang diterima dari produsen baru mencapai 35 persen dari kebutuhan rakyat Indonesia. 

Baca juga: Sepanjang Agustus, Vaksinasi di Maluku Tengah Masih 27 Ribu Jiwa

Namun pemerintah kata Nadia akan terus meningkatkan vaksinasi sesuai ketersedian vaksin. Setiap daerah akan terus melakukan upaya pengaturan lebih cermat. 

"Kita tahu bahwa distribusi vaksin setiap minggu ke dinas kesehatan provinsi dan TNI dan Polri. Ada tiga jalur proses vaksinasi. Diharapkan ketiga jalur dilakukan koordinasi melalui forum bagaimana pembagian sasaran termasuk prioritas penetapan sasaran vaksinasi," tegasnya.

Diharapkan dengan adanya koordinasi ini, masyarakat tahu persis kapan jadwal vaksinasi. Serta mendapatkan vaksinasi secara lengkap yaitu dosis pertama dan kedua.

(TribunAmbon.com)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved