Ambon Hari Ini
Berkah Musim Penghujan di Ambon, La Mansur Raih Untung Banyak
Ia mengaku dapat memperoleh keuntungan Rp 500 ribu hingga Rp 900 ribu rupiah dalam sepekan saat musim penghujan.
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Risman Serang
AMBON, TRIBUN.AMBON.COM – Musim Hujan menjadi berkah tersendiri untuk La Mansur, seorang pedagang musiman mantel dadakan di kawasan Jl. Jend Sudirman, Kota Ambon.
Ia mengaku dapat memperoleh keuntungan Rp 500 ribu hingga Rp 900 ribu rupiah dalam sepekan saat musim penghujan.
Mansur sendiri kesehariannya sebagai penjual ikan di Pasar Mardika, Kota Ambon.
Namun, selama musim penghujan, La Mansur beralih menjadi pedagang mantel dengan pertimbangan dapat meraup lebih besar keuntungan.
Lanjutnya, memilih berjualan di kawasan Jl Jendral Soedirman karena tidak banyak saingan.
Baca juga: OPD Tidak Hadir, Rapat Pertanggungjawaban Bupati Buru Tahun 2020 Diskorsing
Baca juga: Harga Daging Sapi di Ambon Naik Rp 130 Ribu Per Kilo
Tidak seperti berjualan di area pasar, dimana penjual mantel nyaris ada di berbagai titik.
“Kalau di Pasar banyak saingan yang jual mantel, makanya pas hujan lebih pilih ke jalan” ujar Mansur saat ditemui TribunAmbon.com, Sabtu (21/8/2021) sore.
Mansur mengaku berjualan mantel di jalanan sejak pertengahan bulan April atau saat intensitas hujan mulai tinggi.
Mantel hujan yang dijualnya merupakan mantel sekali pakai, dari bahan plastik tipis.
Ada dua jenis mantel yang dijajakan, mantel tanpa celana yang dijual seharga Rp 10 ribu dan mantel sepasang, atau lengkap dengan celana seharga Rp 15 ribu.
“Ada dua pilihan warna, biru dan hijau,” cetus pria kelahiran 1993 itu.
Keuntungan dagangan musiman itu sendiri katanya, untuk ditabung untuk modal usaha selepas musim penghujan.
“Ya, hitung hitu buat nambah modal usaha bang,” tandasya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/pedagang_mantel.jpg)