Keutamaan Hari Asyura Beserta Amalan 10 Muharram yang Bisa Dikerjakan
Hari ini, Kamis, 19 Agustus 2021, bertepatan dengan Hari Asyura. Hari Asyura, yakni 10 Muharram, dianggap sebagai hari yang sangat bersejarah.
Penulis: Citra PA | Editor: Fitriana Andriyani
TRIBUNAMBON.COM – Hari ini, Kamis, 19 Agustus 2021, bertepatan dengan Hari Asyura.
Hari Asyura, yakni 10 Muharram, dianggap sebagai hari yang sangat bersejarah dan mulia bagi umat Islam.
Pasalnya, pada Hari Asyura ini, terjadi beberapa peristiwa besar yang umumnya dialami oleh para Nabi di zaman dahulu.
Pada 10 Muharram, umat Islam disunnahkan untuk berpuasa Asyura.
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam:
“Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: ‘Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam datang di Madinah, tiba-tiba beliau mendapati orang-orang Yahudi pada berpuasa Asyura (10 Muharram). Mereka berkata: ‘Ini adalah hari kemenangan Musa terhadap Fir’aun. Lalu Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada sahabat-sahabatnya: ‘Kamu adalah lebih berhak atas Musa daripada mereka, oleh sebba itu berpuasalah!” (HR. Bukhari)
Baca juga: Niat Puasa Asyura 10 Muharram 1443 H, Kamis 19 Agustus 2021, Bahasa Arab-Latin Beserta Keutamaan
Menurut buku “Mengenal Hari-hari Besar Islam” yang ditulis oleh Marfu’ah, banyak sekali keutamaan yang ada pada 10 Muharram atau Hari Asyura.
Terjadi berbagai peristiwa penting pada 10 Muharram, antara lain:
1. Allah subhanallahu wa ta’ala menjadikan ‘Arsy.
2. Allah subhanallahu wa ta’ala menjadikan malaikat Jibril.
3. Allah subhanallahu wa ta’ala menjadikan Lauh Mahfuzh.
4. Hari pertama Allah subhanallahu wa ta’ala menciptakan alam.
5. Hari pertama Allah subhanallahu wa ta’ala menurunkan rahmat.
6. Hari pertama Allah subhanallahu wa ta’ala menurunkan hujan dari langit.
7. Nabi Adam as diterima taubatnya oleh Allah subhanallahu wa ta’ala.
8. Nabi Idris as diangkat oleh Allah subhanallahu wa ta’ala ke tempat yang tinggi.
9. Nabi Musa as mendapat anugerah kitab Taurat.
10. Nabi Ibrahim as diselamatkan Allah subhanallahu wa ta’ala dari pembakaran raja Namrud.
11. Nabi Nuh as diselamatkan Allah subhanallahu wa ta’ala dari banjir besar yang merendam umatnya yang zalim.
12. Nabi Ya’kub as disembuhkan Allah subhanallahu wa ta’ala dari penyakit mata.
13. Nabi Yusuf as dibebaskan dari penjara Mesir, setelah beberapa tahun ditahan akibat fitnah dari Siti Zulaiha.
14. Nabi Ayub as disembuhkan dari penyakit yang dideritanya oleh Allah subhanallahu wa ta’ala.
15. Nabi Daud as disucikan dari dosa.
16. Nabi Sulaiman as dikaruniai Allah subhanallahu wa ta’ala kerajaan yang besar dan indah.
17. Nabi Yunus as dikeluarkan dari perut ikan “NUN” (jenis ikan yang sangat besar) setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
18. Allah subhanallahu wa ta’ala mengizinkan Nabi Musa membelah laut Merah untuk menyelamatkan diri dari kejaran Fir-aun dan bala tentaranya.
19. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam dan pengikutnya mendapatkan anugerah dan kewaspadaan dalam menetapi hidayah Al-Qur’an.
Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Artinya, Berikut Keutamaannya
Dengan berbagai keutamaan dan peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram, apa saja amalan yang bisa dilakukan pada Hari Asyura?
Berikut beberapa amalan yang bisa dikerjakan pada 10 Muharram, menurut buku “Menggapai Berkah di Bulan-bulan Hijriah” karya Siti Zamratus Sa'adah:
1. Puasa Asyura
Hadits-hadits shahih telah menjelaskan kesunahan berpuasa di hari Asyura.
Di antaranya adalah hadits Shahihain dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu.
Ibnu Abbas ditanya tentang puasa Asyura, kemudian ia menjawab, “Aku tidak pernah melihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam sangat bersemangat untuk berpuasa di satu hari, kecuali di hari ini (hari Asyura) dan di bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam juga bersabda:
“Berpuasalah kalian di hari Asyura dan bedakanlah dengan Yahudi dengan berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya.” (Al-Baihaqi, Syu’ab Al-Iman (5/330). Ahmad bin Hanbal, Musnad (4/52).
Puasa Asyura sendiri memiliki beberapa keutamaan, di antaranya adalah menghapus dosa selama setahun sebelumnya.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam ditanya mengenai keistimewaan berpuasa di Hari Asyura. Beliau menjawab:
"Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim)
Berpuasa di 10 Muharram juga menghapus dosa kelalaian seseorang dalam membayar zakat mal (harta).
Abdul Wahab Al-Khaffaf menyebutkan dalam kitab “As-Shiyam”, Qatadah mengatakan, “Dikatakan bahwa puasa Asyura sebagai penghapus dosa atas zakat mal (harta) yang telah terlewatkan.” (Ibnu Rajab Al-Hanbali, Lathaif Al-Ma’arif)
Baca juga: Amalan Sunah di Hari Tasyrik, Tak Boleh Puasa di Tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah
2. Menyenangkan Keluarga dan Bersedekah
Selain berpuasa Asyura, umat Islam juga disunahkan untuk bersedekah dan memberikan kesenangan kepada keluarga.
Cara menyenangkan mereka di hari ini tidak hanya berupa memberi uang saja, tetapi bisa dilakukan dalam bentuk apapun.
Misalnya, menghidangkan makanan yang lebih enak dan lebih istimewa dari hari biasanya, atau membelikan baju baru, dan lain-lain.
Disunahkannya bersedekah sesuai dengan hadits dari Abi Sa’id Al-Khudri, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“Barangsiapa menyenangkan keluarganya di hari Asyura maka Allah akan memberikan kesenangan kepadanya (meluaskan rizkinya) di tahun-tahun berikutnya.” (HR. Al-Baihaqi dan Ath-Thabarani)
Baca juga: Amalan Sunah saat Menjalankan Salat Jumat, Termasuk Memakai Pakaian Putih hingga Wewangian
3. Bertaubat kepada Allah
Hari Asyura atau 10 Muharram merupakan hari yang dianjurkan untuk memperbarui taubat serta kembali kepada Allah subhanallahu wa ta’ala.
Meskipun sebenarnya seorang Muslim disarankan untuk bertaubat kapanpun dan di manapun, tapi diperintahkannya untuk bertaubat di hari ini lebih dianjurkan oleh Allah.
Begitu juga amal-amal saleh yang lain menjadi lebih dianjurkan untuk dikerjakan di waktu-waktu yang lebih utama dan penuh berkah.
Dalam sebuah hadits dari Ali radhiyallahu ‘anhu, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam berkata kepada seorang laki-laki, “Jika kamu ingin berpuasa satu bulan selain bulan Ramadan makan berpuasalah di bulan Muharram, sesungguhnya di dalamnya terdapat hari di mana Allah akan memberikan pengampunan kepada sebuah kaum dan akan memberi pengampunan kepada kaum yang lain.” (At-Tirmidzi, As-sunan)
Hadits ini berisikan anjuran bagi kita untuk selalu memperbaharui taubat kita, khususnya di Hari Asyura.
Hadits ini juga memberikan harapan kepada kita bahwa taubat kita akan diterima jika kita melakukannya dengan cara yang benar.
Maka barangsiapa bertaubat kepada Allah di hari itu atas segala dosa yang telah ia lakukan, niscaya Allah akan memberikan pengampunan kepadanya seperti yang telah diberikan kepada orang-orang terdahulu.
(TribunAmbon.com/Citra Agusta PA)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1-muharram-1442-hijr.jpg)