Breaking News:

Ambon Hari Ini

Kasus Pembunuhan Gegara Rokok di Ambon, Sandi Dituntut 10 Tahun Penjara

Dalam tuntutannya, terdakwa dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat 3 KUHP.

Pos Kupang
Ilustrasi pengadilan 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON TRIBUN.AMBON.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Inggrid Louhenapessy menuntut Sandi (19) hukuman 10 tahun penjara lantaran tega membunuh temannya.

“Memohon majelis hakim menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun,” kata JPU di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (18/8/2021).

Dalam tuntutannya, terdakwa dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat 3 KUHP.

Baca juga: UMKM di Ambon Jalan Ditempat, Bank Indonesia Usul Ada Subsidi Pemerintah

Baca juga: Belum Sampai Setahun, Proyek Jalan Rp 9,7 Miliar di Pulau Buru Sudah Rusak

Sebelumnya disebutkan, terdakwa melakukan tindak pidana di depan rumah keluarga Sany Taullu, di Kawasan Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon pada 22 Maret 2021 lalu.

Korban Ashar awalnya pergi menemui terdakwa dan saksi Benjamin Kumbangsila yang sedang meminum minuman karas di TKP.

Korban kemudian meminta sebatang rokok kepada terdakwa, namun terdakwa kehabisan rokok.

Korban geram dan memukul terdakwa menggunakan kepalan tangan beberapa kali.

Tak terima, terdakwa kemudian mengambil sebilah pisau dan nekat menghabisi nyawa teman sendiri.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku untuk mendapat pertolongan medis.

Namun sesampainya di RS, korban tak sadarkan diri hingga meninggal dunia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved