Agustusan di Maluku
Kenakan Seragam SD Saat Jualan, Laturua Raup Untung Banyak
Pasalnya, keuntungan yang dia raup dari permak pernik bendera hias malah naik mencapai 50 persen.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Tidak seperti pengakuan pedagang lainnya, Pandemi Covid-19 seperti tidak mempengaruhi tingkat penjualannya.
Pasalnya, keuntungan yang dia raup dari permak pernik bendera hias malah naik mencapai 50 persen.
Darwin Latarua mengaku, banyak cara bisa dilakukan untuk menaikan omzet. Salah satunya seperti yang dilakukannya.
Yakni menarik pembeli dengan tampil nyentrik dan lucu dengan berseragam serupa siswa sekolah tingkat dasar (SD).
Dengan kostum yang dia gunakan, tidak sedikit dari pengendara yang melintasi Jl Jendral Soedirman, Kota Ambon yang kemudian berhenti meski hanya sekedar melihat aksinya.
"Mereka tertarik, akhirnya beli juga," ujar Laturua kepada TribunAmbon.com, Jumat (13/8/2021) siang.
Baca juga: Unik! Pedagang Pernak Pernik Merah Putih Berseragam SD di Kota Ambon
Baca juga: 47 Persen Pengerjaan, Indag Maluku Tengah Target Masohi Plaza Rampung Desember 2021
Laturua menjajakan bendera hias berbagai ukuran dan jenis.
Bendera kecil dijual seharga Rp. 5 ribu, untuk yang sedang Rp. 30 ribu dan yang sedikit besar Rp. 60 ribu hingga ribu 70 ribu.
"Saya bisa meraup untung sehari bisa Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu," ujarnya.
Menurutnya, lapaknya ramai setelah mengenakan seragam SD.
"pernah sekali berjualan Tidak memakai kostum unik, penjualan saya bisa sehari 50 hingga 100 ribu saja," tandasnya.
Dia menambahkan ditengah pandemi ini kita sebagai pedagang harus kreatif, agar dapat menarik pembeli dan meraup untung yang banyak.
Meski begitu, dia tetap berharap pandemi segera berakhir agar kondisi ekonomi bisa kembali pulih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/unik-merah-putih.jpg)