Breaking News:

Global

Gagal Kendalikan Varian Delta, China Hukum hingga Pecat Lebih dari 30 Pejabat

Lebih dari 30 pejabat China dipecat atau menerima hukuman lain atas tuduhan telah gagal menanggapi wabah varian delta dengan benar, hingga menimbulkan

Editor: Adjeng Hatalea
(Shutterstock/angellodeco)
Ilustrasi varian virus corona Delta. Varian ini pertama kali diidentifikasi di India, sebelumnya dinamai B.1.617.2. Virus corona varian Delta. 

BEIJING, TRIBUNAMBON.COM - Lebih dari 30 pejabat China dipecat atau menerima hukuman lain atas tuduhan telah gagal menanggapi wabah varian delta dengan benar, hingga menimbulkan gelombang baru Covid-19 di negara itu.

Di antara mereka yang dipecat adalah seorang wakil walikota, kepala distrik kota, komisi kesehatan, dan staf di manajemen rumah sakit, bandara hingga departemen pariwisata, menurut laporan AP pada Minggu (8/8/2021).

Komisi Kesehatan Nasional China pada hari Senin mengumumkan 94 kasus baru penularan domestik telah dicatat selama 24 jam sebelumnya. Wabah terbaru terkait dengan bandara di kota timur Nanjing.

Varian delta yang sangat menular menyebar di antara pekerja bandara, dan sejak itu menyebar dari provinsi tropis Hainan di selatan hingga Mongolia Dalam di ujung utara. Wabah itu telah mendorong pembatasan perjalanan baru, penguncian komunitas, dan penutupan seluruh kota Zhangjiajie, dengan populasi 1,5 juta.

Terus menyebar

Beberapa kota menambahkan putaran pengujian massal dalam upaya untuk membasmi infeksi yang ditularkan secara lokal.

Varian Delta yang sangat menular telah terdeteksi di lebih dari selusin kota sejak 20 Juli. Para pejabat meminta otoritas pemerintah daerah melacak infeksi secara ketat, dan menutup celah dalam upaya pengendalian.

"Kelengahan harus diatasi dengan tegas," kata Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) dalam sebuah pernyataan pada Minggu (8/8/2021), yang menyerukan agar wabah itu dihentikan.

Analis melihat varian Delta sebagai ujian terbesar dari strategi toleransi nol Covid-19 China sejak wabah awal tahun lalu.

Pihak berwenang masih diharapkan bisa memutus penyebarannya sebelum lepas kendali, bahkan jika ada biaya ekonomi tertentu yang perlu ditanggung.

Lebih banyak kasus Covid-19 China dilaporkan pada Senin (9/8/2021), tepat ketika “Negeri Tirai Bambu" memasuki minggu ketiga kemunculan kembali wabah. Ada 125 infeksi baru yang dikonfirmasi pada Minggu (8/8/3932) di China daratan, termasuk 94 kasus yang ditularkan secara lokal, naik dari angka hari sebelumnya 96.

Sebanyak 81 ditularkan secara lokal, sedangkan sisanya diimpor dari luar negeri, NHC mengatakan pada Senin (9/8/2021) melansir AP.

Penghitungan infeksi Covid-19 China total mencapai 93.826 sejak wabah dimulai, sementara kematian tetap di 4.636.

(Kompas.com / Bernadette Aderi Puspaningrum)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved