Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Atlet Belarus yang Diusir dari Tim Olimpiade Mengaku Bakal Dihukum jika Pulang ke Negaranya

Atlet Belarus yang diusir dari tim Olimpiade negaranya sendiri mengaku, dia bakal dihukum jika berani pulang.

Editor: Adjeng Hatalea
(AP PHOTO/Daniel Kozin)
Tangkapan layar video menunjukkan atlet Belarus Krystsina Tsimanouskaya berbicara dalam wawancara video bersama Associated Press di Jepang, Selasa, 3 Agustus 2021. Pelari spesialis 100 dan 200 meter itu mengatakan ingin melanjutkan karier, tetapi saat ini keselamatan jadi prioritas utama. 

TOKYO, TRIBUNAMBON.COM - Atlet Belarus yang diusir dari tim Olimpiade negaranya sendiri mengaku, dia bakal dihukum jika berani pulang.

Krystsina Tsimanouskaya menuding tim nasionalnya memaksanya kembali ke Minsk karena dia mengritik pelatihnya sendiri.

Setelah bermalam di hotel dekat bandara, Tsimanouskaya rencananya akan bertolak ke Polandia setelah ditawari visa kemanusiaan.

"Mereka sudah menekankan saya akan mendapat hukuman jika pulang. Mereka bahkan menjabarkan detilnya meski samar-samar," kata Tsimanouskaya.

Dalam wawancara dengan Associated Press, atlet berusia 24 tahun itu juga meminta penyelidikan siapa yang sudah menendangnya dari tim Olimpiade Tokyo.

"Saat ini, yang saya pikirkan hanyalah ingin selamat tiba di Eropa, bertemu orang yang menolong saya, baru memikirkan langkah selanjutnya," ujar dia.

Krystsina Tsimanouskaya mengatakan dia masih ingin melanjutkan kariernya di dunia atletik, karena dia juga baru berusia 24 tahun.

Dia mengaku masih ingin tampil di setidaknya dua edisi Olimpiade.

"Tetapi, yang saya inginkan adalah keselamatan," tegasnya. Dilansir Sky News Selasa (3/8/2021), suami Tsimanouskaya, Arseniy Zdanevich, dilaporkan juga mengungsi ke Ukraina.

Komite Olimpiade Belarus saat ini dikendalikan oleh Viktor Lukashenko, putra dari Presiden Alexander Lukashenko.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved