Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Atlet Olimpiade Protes Diberi Ruang Karantina Covid-19 Seperti Penjara

Penyelenggara Olimpiade Tokyo mendapat banyak keluhan atas kekurangan udara, makanan, dan kebutuhan dasar saat dalam isolasi.

Editor: Adjeng Hatalea
Atlet Olimpiade Protes Diberi Ruang Karantina Covid-19 Seperti Penjara
(AFP PHOTO/PHILIP FONG)
Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

TOKYO, TRIBUNAMBON.COM - Penyelenggara Olimpiade Tokyo mendapat banyak keluhan atas kekurangan udara, makanan, dan kebutuhan dasar saat dalam isolasi.

Pada Sabtu (30/7/2021), penyelenggara akhirnya menyatakan akan berusaha memperbaiki kondisi bagi para atlet yang menjalani karantina di Olimpiade Tokyo 2020.

Atlet dan staf yang dites positif atau dilacak kontak diisolasi di akomodasi terpisah dari tim mereka dalam upaya menahan penyebaran virus, ketika ibu kota Jepang berjuang dengan peningkatan infeksi Covid-19.

Atlet telah mengkritik kondisi di sana, dengan beberapa, seperti pemain skateboard Belanda Candy Jacobs, yang dikarantina di awal Olimpiade Tokyo 2020, menyebut tempatnya "tidak manusiawi."

Atlet elit independen Jerman yang tergabung dalam Athleten Deutschland telah mendesak IOC untuk bertindak.

"Tampak aneh bahwa atlet yang dites positif harus menjalani karantina dalam kondisi seperti penjara, sementara anggota IOC tinggal di hotel mewah yang mahal dan diberikan tunjangan harian yang tinggi," kata Maximilian Klein, perwakilan Athleten Deutschland untuk kebijakan olahraga internasional melansi Jerusalem Post.

Di antara masalah terbesar adalah kurangnya udara segar dan fasilitas pelatihan, kualitas makanan, tempat tinggal kecil dan tidak adanya fasilitas dasar seperti binatu.

"Kita semua menyesalkan hal ini, tetapi terutama juga para atlet, tindakan ekstra harus diambil dalam hal isolasi, dan kami sepenuhnya bersimpati dengan semua orang yang harus melalui ini," kata juru bicara IOC Mark Adams.

"Ada peraturan tertentu yang diberlakukan otoritas kesehatan Jepang, kami tidak bisa berbuat banyak tentang itu. Tetapi ada hal-hal yang bisa dilakukan (menanggapi kondisi karantina)."

Juru bicara Tokyo Games Masa Takaya mengatakan panitia telah berhasil menyediakan lebih banyak ruang untuk mereka di luar kamar mereka, sementara rekan satu tim bisa membawa makanan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved