Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Legenda Indonesia Soroti Mental Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo 2020

Mereka tak kehilangan satu gim pun saat berhadapan dengan Ben Lane/Sean Vendy dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty pada fase grup.

Editor: Adjeng Hatalea
Tribunnews/Herudin
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Ferinaldi Gideon saat bertanding pada babak semi final Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Kevin Sanjaya/Marcus Gideon berhasil melaju ke final setelah mengalahkan pasangan China Li Jun Hui/Liu Yu Chen dengan dua set langsung 21-9 dan 21-13. 

TRIBUNAMBON.COM - Mantan pemain ganda putra Indonesia, Rexy Mainaky, menyoroti mental Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Olimpiade Tokyo 2020.

Rexy Mainaky yang saat ini menjadi pelatih kepala timnas bulu tangkis Thailand, menyebut aspek mental menjadi faktor utama Marcus/Kevin tak bisa melaju jauh di Olimpiade Tokyo.

Marcus/Kevin mengawali Olimpiade Tokyo dengan meyakinkan.

Mereka tak kehilangan satu gim pun saat berhadapan dengan Ben Lane/Sean Vendy dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty pada fase grup.

Baca juga: Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo, Keunggulan Chen Long yang Wajib Diwaspadai Ginting

Jalan terjal Marcus/Kevin baru terlihat saat mereka berhadapan dengan Lee Yang/Wang Chi-Lin pada laga pamungkas Grup A. Saat itu, Marcus/Kevin kalah rubber game 18-21, 21-15, dan 17-21.

Rexy Mainaky menilai kekalahan tersebut berdampak pada penampilan Marcus/Kevin di perempat final ketika melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Pada laga tersebut, Marcus/Kevin yang diunggulkan di tempat pertama, kalah dua gim langsung 14-21 dan 17-21.

Baca juga: Meskin Tak Berhasil Pertahankan Medali Emas, Ahsan/Hendra Unggul Pengalaman di Olimpiade

"Keduanya tidak bisa keluar dari tekanan, jadi itu yang membuat mereka tak bisa mengeluarkan permainan terbaik mereka," ujar Rexy Mainaky kepada Kompas.com, Sabtu (31/7/2021).

"Yang membuat mereka lebih tertekan waktu takluk dari pemain Taiwan di mana pertemuan sebelumnya Marcus dan Kevin selalu menang. Di 8 besar, bertemu Malaysia, lawan yang juga dikalahkan mereka dalam 7 pertandingan sebelumnya."

"Saya rasa itu faktor utama mereka tidak bisa menunjukkan permainan terbaik karena dua-duanya benar-benar merasa tertekan," kata peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 ini.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved