Breaking News:

PPKM di Ambon

Kota Ambon Kembali ke Zona Merah, Jelly Toisutta; Kebijakan PPKM Gagal

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Ambon dinilai gagal mengatasi penyebaran Covid-19 di kawasan itu.

Penulis: Muh Ridwan H Tuasamu | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Helmy
PSBB - Petugas Satgas covid-19 Ambon memantau pengendara saat pelaksanaan Operasi yustisi di Jl. dr. Sitanala, Senin (25/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Ambon dinilai gagal mengatasi penyebaran Covid-19 di kawasan itu.

Pasalnya, Kota Ambon hanya satu minggu berada di Zona Oranye penyebaran Covid-19 dan saat ini kembali lagi ke Zona Merah.

Demikian disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Jelly Toisuta.

"Kita kembali ke zona merah berarti kebijakan PPKM gagal," kata Toisuta kepada TribunAmbon.com, Kamis (29/7/2021).

Dia meminta Satgas Penanganan Covid-19 Ambon mengevaluasi penerapan PPKM, karena tidak mampu menahan laju penularan virus corona.

Hal ini disebutnya harus menjadi perhatian khusus dari Satgas Penangan Covid-19 agar mengoptimalkan kinerja mereka dalam mengatasi pandemi.

"Saya liat sudah banyak tempat cuci tangan yang hilang," ujarnya

Menurutnya, satgas harus kembali menyediakan tempat cuci tangan seperti saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, dia meminta pemerintah menjelaskan secara detail kepada masyarakat terkait perubahan status Kota Ambon ke Zona Merah.

Diketahui, Kota Ambon sempat dinyatakan bergeser ke zona orange penyebaran Covid-19 beberapa waktu lalu, namun kembali naik ke Zona Merah.

Penerapan PPKM pun saat ini sudah turun dari yang sebelumnya diperketat menjadi level 3 atau dilonggarkan.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved