Breaking News:

Lawan Covid19

Varian Delta Timbulkan Tekanan Layanan Kesehatan hingga Sebabkan Terlambatnya Pencatatan Kasus

Tingginya tekanan terhadap layanan kesehatan tersebut disebabkan varian delta yang menyebabkan pasien Covid-19 melonjak.

Editor: Fitriana Andriyani
covid19.go.id
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan terlambatnya pencatatan kasus Covid-19 karena tingginya tekanan terhadap layanan kesehatan. 

TRIBUNAMBON.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan terlambatnya pencatatan kasus Covid-19 karena tingginya tekanan terhadap layanan kesehatan.

Tingginya tekanan terhadap layanan kesehatan tersebut disebabkan varian delta yang menyebabkan pasien Covid-19 melonjak.

"Karakteristik varian delta yang mudah menular memberikan tekanan yang cukup besar pada fasilitas penyedia layanan kesehatan dan laboratorium, serta berbagai unsur lainnya sehingga menimbulkan potensi keterlambatan pencatatan," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (22/7/2021).

Baca juga: Dokter Reisa: Efektivitas Vaksin Covid-19 pada Anak akan Terlihat jika 26,7 Juta Anak Sudah Divaksin

Baca juga: Update Covid-19 Minggu, 25 Juli 2021: Tambah 38.679 Kasus Positif, 37.640 Sembuh, 1.266 Meninggal

Sebelumnya sejumlah pihak menyoroti turunnya jumlah testing Covid-19, di penghujung masa PPKM Darurat.

Turunya jumlah testing tersebut menyebabkan jumlah kasus yang ditemukan juga sedikit.

Wiku mengatakan pada prinsipnya untuk dapat melihat gambaran kondisi testing secara menyeluruh harus dilihat secara mingguan sesuai dengan rekomendasi WHO.

"Karena kalau dilihat harian akan sangat dinamis naik turunnya," kata dia.

Wiku mengatakan jumlah testing Indonesia perpekan pada awal Juli lalu telah mencapai 4 kali standar WHO.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah testing dalam penanganan Covid-19 sekarang ini.

Baca juga: Daftar Negara dengan Persentase Kasus Covid-19 Varian Delta Tertinggi di Dunia, Indonesia ke Berapa?

Salah satunya dengan menetapkan target testing di setiap daerah secara spesifik.

"Harus ada kerjasama setiap daerah untuk mencapai rasio target testing yang spesifik di tiap daerah berdasarkan positifity rate di masing-masing kabupaten kota, sekaligus pemberdayaan posko ditingkat komunitas, untuk mencapai target testing sebanyak minimal 15 kontak per satu kasus konfirmasi," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Satgas Sebut Terlambatnya Pencatatan Kasus Covid-19 Disebabkan Varian Delta.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved