Breaking News:

Kasus Korupsi di Maluku

Tiga Kali Mangkir, Kontraktor PT. Inti Artha Nusantara Hartanto Hutomo Masuk DPO Kejati Maluku

Kontraktor PT. Inti Artha Nusantara, Hartanto Hutomo resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Konferensi pers di Aula Kejati Maluku terkait penahanan tersangka kasus korupsi, Jumat (23/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kontraktor PT. Inti Artha Nusantara, Hartanto Hutomo resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan taman kota dan pelataran parkir Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Provinsi Maluku itu, sudah tiga kali mangkir dari panggilan jaksa.

“Kita tidak akan panggil lagi karena sudah tiga kali kita panggil secara patuh. Saat ini, dia  di Surabaya. Segera kita buat DPO,” kata Kajati Maluku, Rorogo Zega saat konferensi pers di Aula Kejati Maluku, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Perkara korupsi PLTG Namlea-Maluku, Ferry Tanaya Sebut Jaksa Putar Balikan Fakta

Hartanto awalnya memberikan surat menyatakan masih mencari penasihat hukum, kata Zega.

Namun hingga kini tak ada itikad baik darinya.

“Dia sudah beri surat mencari penasihat hukum tapi sampai hari ini tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan. Kita akan upaya paksa,” lanjutnya.

Zega menambahkan akan segera mengirimkan surat ke Kejaksaan Agung RI untuk sebagai upaya lanjut dan tersangka dapat segera ditangkap.

“Kita bersurat ke ke kejagung dulu untuk bisa memonitor kejaksaan di wilayah lain,” tambahnya.

Zega mengharapkan tersangka Hartanto segera datang dan menghadap tim penyidik Kejati Maluku.

“Kami berharap yang bersangkutan segera menghadap penyidik kejati Maluku dan kooperatif dalam panggilan, kami tidak akan panggil lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, Hartanto ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya yakni, Adrianus Sihasale, Frans Yulianus Pelamonia, dan Wilelma Fenanlampir.

Saat ini, ketiga orang itu tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Ambon. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved