Ambon Terkini
3 Tahun Tak Mengudara, Radio Harmoni IAIN Ambon Terancam Dicabut Izinnya
Sehingga KPID Maluku pada awal tahun 2021, telah melayangkan Surat Peringatan (SP) pertama hingga kedua kali.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Maluku (KPID) Maluku memastikan akan mencabut ijin Lembaga Penyiaran Komunitas (LPK) Radio Harmoni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon pada awal Agustus mendatang.
Pernyataan tersebut diungkap Ketua KPID Maluku, Mutiara Dara Utama saat monitoring dan evaluasi di Laboratorium LPK Radio Harmoni IAIN Ambon, Kamis (22/7/2021).
Menurutnya, LPK Radio Harmoni sudah tiga tahun tidak menyiar (Off Air).
Sehingga KPID Maluku pada awal tahun 2021, telah melayangkan Surat Peringatan (SP) pertama hingga kedua kali.
“LPK Radio Harmoni sudah 3 tahun Off Air, dan kami sudah layangkan Surat Peringatan (SP) dua kali,” ujar Dara, di Jalan Dr. H. Tarmizi Taher, Jalan Kebun Cengkeh, Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon, Kamis (22/7/2021) pagi.
Pihaknya menyayangkan LPK Radio Harmoni tidak memanfaatkan ijin frekuensi yang diberikan untuk kepentingan mahasiswa juga kampus secara luas.
Dara memastikan pihaknya telah memberikan waktu hingga awal Agustus mendatang.
Jika pada saatnya tidak menyiar, maka sesuai peraturan yang berlaku, izin penyiarannya akan dicabut.
"Kita akan tunggu sampai tanggal 1 Agustus, Kalau sampai tanggal 1 Agustus belum juga menyiar, maka sudah pasti kita cabut ijin LPK Radio Harmoni IAIN," tegasnya kepada pimpinan Laboratorium yang juga didampingi Wakil Rektor III, Faqih Seknun.
Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Laboratorium LPK Radio Harmoni IAIN), Mahdi Malawat, memastikan, LPK Radio Harmoni akan kembali menyiar awal Agustus mendatang.
"Kami pastikan tanggal 1 Agustus, LPK Radio Harmoni IAIN Ambon kembali menyiar (On Air)," ucap Malawat.
Pihaknya menyampaikan permohonan maaf, karena sejak terhitung 2019 hingga tahun ini, Radio milik kampus hijau tersebut tidak menyiar.
Dia mengungkapkan alasan dibalik vakumnya radio kampus itu, yakni kerusakan peralatan pendukung pada tahun 2019.
Malawat menuturkan, LPK Radio Harmoni IAIN Ambon tidak menyiar karena terkendali peralatan yang sempat rusak, saat musim hujan. Namun, kini 90 persen peralatan yang rusak telah diperbaiki dan bisa digunakan kembali.
"Memang peralatan yang rusak sudah diatasi bahkan 90 persen peralatannya sudah terpasang. Yang belum dipasang adalah antena karena pertimbangan cuaca akhir-akhir ini. Takutnya ketika dipasang malah kembali rusak lagi. Tapi akan kita upayakan supaya di tanggal 1 Agustus sudah menyiar lagi," pungkas Malawat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2372021-radio-harmoni.jpg)